Monday, March 18, 2019

Mengenal Kondisi Peradangan Usus Enteritis

Mengenal Kondisi Peradangan Usus Enteritis


Enteritis adalah istilah umum yang sering digunakan untuk berbagai kondisi peradangan usus, baik yang disebabkan oleh bakteri, maupun yang disebabkan oleh virus. Kondisi peradangan seperti penyakit crohn’s atau ulciterative colitis termasuk enteritis. Enteritis adalah bagian dari gastroenteritis (peradangan pada lambung dan usus kecil). Enteritis merupakan penyakit yang umum di temui. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun.

Tanda - tanda dan gejala umum dari enteritis adalah :

  • Demam
  • Mual
  • Muntah
  • Kram atau nyeri perut
  • Rasa sakit
  • Pendarahan
  • Cairan seperti lendir dari rectum
  • Diare akut dan parah

Anda harus menghubungi dokter bila anda mengalami gejala - gejala seperti dibawah ini :
  • Gejala berlangsung lebih dari 3 sampai 4 hari.
  • Anda mengalami demam diatas 38 derajat celcius.
  • Terdapat darah pada feses.
  • Anda mengalami gejala dehidrasi seperti mulut kering, mata cekung, kekurangan air mata, jumlah urine sedikit, urine berwarna keruh, kelelahan parah, bagian yang empuk pada atas kepala bayi, pusing terutama saat berdiri.

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko anda mengalami enteritis. Jika anda mengalami enteritis yang menular, penyebab utamanya mungkin adalah keracunan makanan. Apabila anda makan atau mencerna makanan atau air yang terkontaminasi bakteri, bakteri tersebut dapat masuk kedalam tubuh anda dan menyebabkan enteritis. Banyak hal yang dapat menyebabkan makanan terkontaminasi, seperti penanganan makanan yang buruk, atau kurangnya sanitasi saat mengolah unggas dan daging. Makanan yang paling sering terkait dengan keracunan makanan adalah daging unggas dan daging mentah, susu yang tidak terpasteurisasi, serta produk segar.


Enteritis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus. Bakteri yang berperan dalam menyebabkan enteritis adalah :
  • Salmonella : bakteri umum yang dapat menyebabkan diare, demam dan kram perut 12 sampai 72 jam setelah infeksi.
  • Escherichia coli : Virus yang dapat menyebabkan gejala ringan seperti sakit perut dan demam hingga gejala yang lebih parah, seperti feses disertai darah dan gagal ginjal.
  • Staphylococus aureus : bakteri yang dapat menyebabkan 7 jenis racun yang mengakibatkan keracunan makanan.
  • Campylobacter jejuni : bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
  • Shigella : bakteri yang menyebabkan shigellosis, yang mempengaruhi usus kecil.

Berikut ini merupakan perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu anda mengatasi enteritis, yaitu :


  • Selalu cuci tangan anda sampai bersih sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.
  • Hindari minum dari sumber yang tidak diketahui, seperti aliran sungai dan sumur, tanpa merebus air terlebih dahulu.
  • Saat anda makan, gunakan peralatan makan yang bersih.
  • Masak makanan hingga matang.
  • Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebih.



Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search