Thursday, October 25, 2018

Bronkitis, Identifikasi, dan Penanganannya

Bronkitis, Identifikasi, dan Penanganannya


Bronkitis adalah infeksi saluran pernafasan yang menyebabkan radang pada saluran udara ke paru - paru, terutama pada saluran bronkial. terdapat dua tipe bronkitis : akut dan kronis.

Bronkitis akut ditandai dengan onset yang mendadak dan episode yang lebih pendek. Pada bronkitis jenis ini, radang saluran pernapasan atau bronkus biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, dan diperparah oleh iritasi akibat paparan dari zat iritan, seperti asap tembakau, polusi udara, asap kimia, debu, dll.

Bronkitis kronis ditandai dengan episode berulang yang berkepanjangan (3 bulan dalam setahun selama 2 tahun berturut - turut). Pada tipe ini, peradangan bronkus berlanjut selama beberapa waktu dan menghambat pernapasan normal. Gejala biasanya timbul karena merokok dan diperburuk oleh infeksi atau paparan berkepanjangan dari zat iritan.

Bronkitis seringkali disertai dengan kondisi emfisema (kerusakan kantung udara atau alveoli). penyebab bronkitis, secara umum, meliputi tembakau/rokok dan polusi udara yang terus menerus mengiritasi saluran pernapasan sehinga terjadi peradangan dan produksi dahak yang berlebihan.

Kondisi tersebut menyebabkan penyempitan saluran pernapasan, sehingga membuat pasien lebih rentan terhadap infeksi, sehingga penyakit menjadi lebih sering dan lebih berat. Komplikasi bronkitis meliputi emfisema, infeksi saluran pernapasan, dan hemoptitis (batuk darah).

Identifikasi Bronkitis

Pasien datang dengan gejala batuk.

1. Apakah batuk berlangsung lebih dari 3 bulan  dan diertai napas memendek dan apakah gejala batuk dan kesulitan bernapas bertambah berat (lebih sering dan parah) daripada biasanya? Penderita dengan gejala ini mungkin mengalami eksaserbasi akut dari bronkitis kronik. Berikan penanganan yang   tepat. Tetapi apabila kesulitan bernapas tidak bertambah berat dari biasanya pasien mungkin mengalami bronkitis kronis, sejenis penyakit paru obstruktif kronik yang disebabkan oleh peradangan pada saluran bronkus (saluran pernapasan utama di paru - paru. Berikan penanganan yang tepat. Lihat juga Anjuran Untuk Pasien.

2. Apakah gejala batuk berlangsung selama lebih dari satu minggu dan disertai demam ? Penderita mungkin mengalami bronkitis akut. Dianjurkan kedokter spesialis terkait apabila batuk sudah berlangsung lebih dari 2 minggu. Bila batuk tersebut disertai dahak berwarna kekuningan, kecoklatan, atau kehijauan, pasien mungkin mengalami pneumonia. Periksa lebih lanjut dan berikan terapi yang tepat.

3. Apakah disertai dengan nyeri tenggorokan? Pasien mungkin mengalami faringitis akut, radang faring yang disebabkan oleh virus (disertai dengan pilek) atau bakteri (disertai demam, sakit kepala, dan peradangan kelenjar getah bening). Dianjurkan pasien ke dokter spesialis terkait jika sakit tenggorokan tidak hilangdalam beberapa hari, penderita mengalami demam tinggi, peradangan kelenjar getah bening di leher, atau ruam. Lihat juga Anjuran Untuk Pasien.


Anjuran Untuk Pasien
  • Hentikan kebiasaan merokok.
  • Hindari daerah yang berdebu dan penuh polusi sedapat mungkin. Hindari paparan asap rokok.
  • Lakukan inhalasi uap untuk melegakan penyumbatan oleh sekret dan mempermudah pengeluaran dahak.
  • Atur pola makan sehingga mengandung semua nutrisi penting dan vitamin yang dibutuhkan untuk mengatasi stres.
  • Minumlah banyak air untuk membantu penenceran dahak pada saluran napas dan lebih mudah dikeluarkan saat batuk.
  • Pelajari cara mengelola stres dengan baik, karena stres dapat memperburuk kondisi.
  • Pengobatan sendiri tidak dianjurkan terutama pada perokok berat yang menderita bronkitis kronis, anak kecil, dan orang usia lanjut.

Tips

  • Apabila bronkitis tidak membaik sesudah diberikan terapi, instruksikan pasien untuk segera kembali ke dokter.
  • Diskusikan dengan pasien mengenai cara - cara pencegahan dan penanganan bronkitis.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search