Tuesday, November 13, 2018

Cara Merawat dan Mencegah Ulkus Dekubitus

Cara Merawat dan Mencegah Ulkus Dekubitus



Pernahkah anda mendengar atau mengalami ulkus dekubitus ? Mungkin penyakit tersebut masih asing di telinga kita. Ulkus dekubitus atau yang biasa kita kenal dengan luka borok/luka tekan terjadi akibat terputusnya aliran darah ke tempat terjadinya luka. Kulit kaya akan pembuluh darah yang mengangkut oksigen ke seluruh lapisannya. Jika aliran darah terputus lebih dari 2-3 jam, maka kulit akan mati yang dimulai pada kulit bagian atas dan terjadilah ulkus dekubitus.

Ulkus dekubitus adalah luka pada kulit yang disebabkan oleh gesekan, kelembaban, suhu,  pengobatan, gaya gesek, pertambahan usia, dan tekanan yang tidak henti-hentinya yang kemudian mengakibatkan kerusakan pada sebagian atau keseluruhan jaringan lunak. Bagian tubuh yang tidak tertutup banyak lemak tubuh dan daging (otot) serta bersentuhan langsung dengan permukaan alat pendukung seperti tempat tidur atau kursi roda memiliki risiko paling tinggi terkena ulkus dekubitus.

Seseorang yang selalu terbaring di tempat tidur berisiko amat tinggi mengalami ulkus dekubitus di pergelangan kaki, kepala bagian belakang, siku, tumit, lutut, dan bahu. Orang yang menggunakan kursi roda mengalami risiko lebih tinggi mengalami luka tekan pada bokong, tulang punggung, tulang belakang, tulang belikat, punggung tangan, dan punggung kaki.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi toleransi kulit terhadap tekanan dan gesekan adalah malnutrisi protein, kelembaban kulit yang disebabkan oleh keringat atau inkontinensia, penyakit yang dapat mengurangi aliran darah ke kulit, seperti arteriosklerosis, atau penyakit yang mengurangi sensasi perasa di kulit, misalnya neuropati atau kelumpuhan. Proses pemulihan ulkus dekubitus dapat dihambat oleh faktor usia (lansia), kondisi medis tertentu, merokok, atau penggunaan obat-obatan.

Luka tekan dikelompokkan berdasarkan tingkat keparahannya. Stadium 1 adalah tahap awal, sedangkan stadium 4 adalah kondisi paling parah. Namun, luka tekan kemungkinan tidak dapat diberi tingkatan, atau mungkin digolongkan sebagai cedera jaringan dalam dimana kedalaman ulkus tersebut tidak dapat ditentukan.

Luka tekan yang tidak dapat diberi tingkatan memiliki kehilangan jaringan yang tebal dimana kedalaman sebenarnya dari ulkus tersebut benar-benar dikaburkan oleh adanya beberapa lapisan benda asing di jaringan yang terluka. Cedera jaringan dalam ditandai oleh daerah yang tertutup kulit berwarna ungu atau merah marun atau lepuhan berisi akibat kerusakan jaringan lunak yang disebabkan oleh tekanan dan gesekan.


Identifikasi Ulkus Dekubitus

Anda mengalami ulkus atau luka pada kulit/jaringan lunak.

1. Apakah anda adalah seorang lansia, mobilitas terbatas, selalu terbaring di tempat tidur, atau terbatas pada kursi roda ? dan apakah ulkus terletak di salah satu area berikut ?

  • Bokong
  • Siku
  • Pinggul
  • Tumit
  • Pergelangan kaki
  • Bahu
  • Pungung
  • Bagian belakang kepala
Anda mungkin mengalami ulkus dekubitus stadium 1. Segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Apakah ada lecet pada kulit yang membentuk luka terbuka ? Apakah daerah sekitarnya tampak merah dan iritasi ?
Anda mungkin mengalami ulkus dekubitus stadium 2. Segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Apakah kulit berkembang menjadi lubang yang terbuka dan cekung ? Apakah terdapat kerusakan jaringan di bawah kulit ?
Anda mungkin mengalami ulkus dekubitus stadium 3. Segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Apakah ulkus tampak begitu dalam sehingga terjadi kerusakan pada otot dan tulang, dan terkadang juga pada tendon dan persendian ?
Anda mungkin mengalami ulkus dekubitus stadium 4. Segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Apakah anda mengalami benjolan merah yang menyakitkan atau sekelompok benjolan merah yang menyakitkan ?
Anda mungkin mengalami bisul atau Furuncle. Bisul yang berkelompok disebut Carbuncle. Hal ini terjadi karena infeksi dibawah kulit yang sering disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Kompres bisul dengan lembut menggunakan kain hangat. Segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

5. Apakah anda mengalami daerah kulit yang merah, lembut, dan bengkak, mungkin sekitar luka atau goresan ?
Anda mungkin mengalami selulitis, infeksi pada kulit yang biasanya disebabkan bakteri staphylococcus dan streptococcus. Segera periksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tips Merawat dan Mencegah Ulkus Dekubitus

  • Mayoritas ulkus dekubitus stadium 1 dan stadium 2 akan sembuh dalam beberapa minggu hanya dengan tindakan konservatif.
  • Langkah pertama dalam merawat ulkus dekubitus terlepas dari keparahannya, adalah menghilangkan tekanan yang menyebabkan terjadinya luka. Gunakan bantal busa khusus, kulit domba atau beberapa jenis bantalan untuk mengurangi tekanan. Jangan gunakan bantal berbentuk donat atau berbentuk cincin karena dapat mengganggu aliran darah ke area tersebut dan menimbulkan komplikasi.
  • Jangan memijat kulit didekat atau pada ulkus. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan kulit lebih jauh.
  • Umumnya, ulkus dekubitus dibilas dengan air garam untuk menghilangkan jaringan mati yang terlepas. Area yang sakit harus ditutup dengan kasa khusus yang dibuat untuk ulkus dekubitus.
  • Makan makanan sehat. Nutrisi yang buruk dapat mempengaruhi proses penyembuhan.


Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. Jangan lupa follow Facebook, Twitter, Instagram, dan Linkedin Rusabook. Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Terima Kasih.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search