Tuesday, November 27, 2018

Cegah Karies Pada Gigi Anak

Cegah Karies Pada Gigi Anak



Pernahkah anda mendengar kata karies ? mungkin kata ini masih terdengar asing di telinga anda, tetapi karies sering dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Karies merupakan nama ilmiah dari penyakit gigi berlubang. Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai apa itu karies, bahaya karies untuk anak, dan bagaimana cara pencegahannya.

Karies atau gigi berlubang adalah penyakit pada jaringan keras pada gigi yang ditandai dengan rusaknya email gigi dan dentin yang disebabkan oleh aktivitas bakteri dalam plak yang menyebabkan terjadinya demineralisasi gigi. Karies terjadi karena gula menempel pada gigi, yang kemudian membentuk asam enamel yang dapat merusak gigi. Karies umumnya dialami oleh anak usia 6 sampai 11 tahun, dan remaja usia 12 sampai 19 tahun.

Normalnya permukaan gigi ditutupi oleh plak gigi. Bakteri pada plak gigi akan memetabolisme gula dari makanan dan menghasilkan asam. Perlu diketahui, bahwa gula merupakan makanan dari bakteri. Asam ini kemudian akan mengikis permukaan gigi atau yang biasa disebut dengan enamel. Di lain sisi, saliva atau air liur yang terdiri dari kalium dan fosfat akan mengurangi asam yang menyerang gigi dan mencegahnya menghilangkan mineral dari gigi. Namun, saliva membutuhkan waktu yang cukup untuk melakukan hal ini.

Jika tidak dijaga dengan baik, gigi anak rentan terserang karies. Hal ini disebabkan anak - anak senang mengkonsumsi makanan yang manis-manis atau yang mengandung gula. Seperti yang telah dijelaskan diatas, gula merupakan makanan bagi bakteri. Dan bakteri dapat menghasilkan asam yang dapat membuat gigi berlubang atau karies.

Jika tidak segera ditangani, karies atau gigi berlubang dapat memicu infeksi jaringan tubuh. Jika jaringan tubuh telah terinfeksi, maka infeksi tersebut akan menyebar ke organ tubuh lain. Beberapa hal yang terjadi jika karies tidak segera ditangani adalah rasa nyeri yang parah, mempengaruhi struktur rahang, terjadinya abses atau terdapatnya nanah pada daerah gusi, dan dapat menyebabkan penyakit lainnya.

Beberapa tips Mencegah Karies Pada Gigi Anak

Gigi berlubang terjadi karena adanya pengikisan mineral pada gigi yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini akan menghasilkan asam yang dapat merusak gigi. Sebenarnya, saliva dalam mulut kita sudah bekerja keras untuk menjaga gigi kita dari bakteri dan asam. Namun karena makanan yang dikonsumsi cukup banyak, saliva membutuhkan bantuan untuk melakukan kerjanya.

  • Rajin menyikat gigi secara teratur. Menyikat gigi secara teratur menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride penting dilakukan untuk mencegah gigi berlubang. Flouride dapat mencegah gigi berlubang dengan cara mencegah hilangnya mineral pada gigi, menggantikan mineral yang hilang pada gigi, dan mengurangi kemampuan bakteri untuk menghasilkan asam. Menyikat gigi sebagiknya dilakukan 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Saat tidur, saliva yang dihasilkan hanya sedikit, sehingga sikat gigi sebelum tidur dapat membantu gigi memperbaiki dirinya dari asam.
  • Memperhatikan makanan yang dimakan anak. Makanan sangat mempengaruhi kesehatan gigi anak. Makanan dan minuman yang mengandung gula memicu bakteri untuk menghasilkan asam dari gula tersebut. Asam ini kemudian mengikis mineral pada permukaan gigi. Walaupun saliva dapat melawan asam, tetapi jika terlalu banyak asam yang dihasilkan oleh bakteri, saliva tidak mampu untuk mengatasinya.
  • Beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi untuk dikonsumsi oleh anak, diantaranya adalah cokelat, cake dan biscuit, kue manis, pudding, sereal, selai, madu, es krim, sirup, dan minuman yang mengandung gula dan pemanis buatan. Sebiaknya berilah waktu pada anak untuk mengkonsumsi makanan ringan tersebut diantara waktu makan utama. Hal ini berguna untuk mengurangi kebiasaan anak makan makanan manis terus menerus.
  • Memeriksakan gigi anak ke dokter gigi secara rutin. Jangan lupa untuk selalu memeriksakan gigi anak secara rutin minimal setahun sekali. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak, sehingga apabila terjadi kerusakan gigi pada anak, maka dapat diketahui sejak dini. Jelaskan kepada anak agar tidak takut ke dokter gigi.


Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search