Sunday, November 4, 2018

Memperbaiki Imunitas dan Daya Tahan Tubuh

Memperbaiki Imunitas dan Daya Tahan Tubuh



Sistem imun merupakan sekelompok jaringan dan sel dengan fungsi utama melindungi tubuh dari serangan luar, seperti bakteri dan virus. Berkat adanya system ini, tubuh mampu melakukan perlawanan terhadap bakteri dan virus yang memasuki tubuh untuk menimbulkan infeksi.

Berbagai komponen yang berbeda dalam system imun saling berinteraksi melalui kontak antar sel dan melepaskan faktor - faktor yang mengatur aktivitas sietem imun, diawali dengan mengenali benda asing yang masuk kedalam tubuh. Aksi system imun tidak terbatas pada benda asing saja, tetapi juga terhadap perkembangan yang terjadi didalam tubuh, seperti sel-sel kanker.

Sistem imun tidak hanya melawan bakteri dan virus tetapi juga mengembalikan fungsi memori tubuh, sehingga seseorang tidak mudah mengalami kembali infeksi yang sama. Tidak seperti yang biasanya kita pikirkan, bahwa demam dan batuk, seringkali merupakan mekanisme yang dilakukan oleh system imun tubuh pada saat melakukan aksinya.

Cara terbaik untuk melindungi tubuh dari inveksi virus yaitu melaukan vaksinasi. Melalui vaksinasi, system imun menjadi terpapar dengan zat atau organism penyebab infeksi, dan selanjutnya, setelah mengenali agen penyebab ini, Sistem ini akan membantu tubuh dalam membangun pertahanan diri terhadapnya.

Seiring dengan bertambah tuanya seseorang, system imunpun menurun. Keadaan ini membuat individu tersebut lebih rentan, sehingga membutuhkan mekanisme eksternal untuk memperbaiki imunitas dan daya tahan tubuhnya.

Para ahli kesehatan percaya bahwa untuk memperbaiki system imun dan pertahanan tubuh, seseorang hendaknya mengkonsumsi dan mineral tertentu melalui makanan sehari-hari. Seplementasi seringkali diperlukan bila terjadi kekurangan asupan vitamin dan mineral dari makanan.

Para ahli juga mengaitkan faktor stress dalam kehidupan seseorang dengan penurunan fungsi imun tubuh yang nantinya bahkan dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Pada anak - anak, adakalanya perlu diberikan suplemen yang mengandung vitamin, mineral, dan komponen esensial lainnya karena system imun tubuh mereka belum berkembang sepenuhnya. Suplemen ini bisa dalam bentuk preparat multivitamin dan mineral atau produk nutrisi yang mengandung vitamin, mineral, dan nutrisi esensial lainnya.


Identifikasi Gangguan Sistem Imun

Pasien datang dengan keluhan/gejala :
  • Sering merasa letih lesu.
  • Sering terserang batuk, pilek, dan demam.
1. Apakah pasien adalah bayi atau anak-anak ? dan apakah suhu bayi diatas 38 derajat celcius dan suhu anak mencapai 40 derajat celcius dan kambuh dalam waktu 72 jam ?
Anjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ikuti petunjuk dokter.

2. Apakah pasien bayi atau anak baru mendapatkan imunisasi ?
Bayi dan anak - anak kadanga - kadang menderita demam subfebris setelah mendapat imunisasi. Jika gejala tidak membaik, anjurkan orang tua pasien untuk membawa anaknya kembali ke dokter.

3. Apakah pasien berusia lanjut ?
Proses penuaan dapat menurunkan imunitas selaluler. Malnutrisi juga merupakan risiko pada individu berusia lanjut,  yang dapat menyebabkan mereka semakin berisiko terkena infeksi.

4. Apakah pasien memiliki kondisi di bawah ini ?
  • Kanker
  • Transplantasi organ
  • Diabetes (menyebabkan supresi ringan imun tubuh)
  • HIV (human immuno deficiency virus) positif atau AIDS (Acquired immune deficiency syndrome)
Pasien dengan penurunan system imun, lebih rentan terhadap infeksi. Pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ikuti petunjuk dokter.

5. Apakah pasien sedang menggunakan obat - obat berikut ini ?
  • Cyclosporine
  • Azathioprine
  • Mercaptopurine
  • Obat lain yang memiliki efek imunosupresan
Obat - obat yang memiliki efek imunosupresan dpat menurunkan daya tahan dan system imun tubuh terhadap penyakit. Pasien dengan penurunan system imun, lebih rentan terhadap infeksi. Pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ikuti petunjuk dokter.

6. Apakah pasien juga mengalami gejala-gejala berikut ini ?
  • Pucat
  • Diare
  • Nafsu makan menurun
  • Mudah marah
  • Rewel
Pasien mungkin mengalami defisiensi vitamin B9 atau asam folat. Asam folat dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau tua, buah jeruk, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Kekurangan asupan asam folat dapat menyebabkan anemia megaloblastik. Pasien dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan ikuti petunjuk dokter.

7. Apakah pasien mengalami rasa kebal dan kesemutan pada kaki dan tangan dan apakah penderita tampak bingung atau mengalami perubhan kesadaran ?
Pasien mungkin mengalami defisiensi vitamin B12 atau sianokobalamin (anemia pernisiosa). Viatmin B12 merupakan vitamin esensial untuk menyokong fungsi system saraf normal dan produksi sel darah. Sumber utama vitamin B12 adalah daging, telur, dan produk susu.

8. Apakah disertai gejala - gejala berikut ini ?
  • Mata cekung
  • Perlunakan gusi
  • Gigi tanggal
  • Luka terbuka menyerupai goresan yang sebenarnya telah sembuh bertahun-tahun lalu tetapi kambuh kembali
Pasien mungkin mengalami defisiensi vitamin C atau skorbut akibat kurangnya asupan vitamin C yang berkepanjangan dan mengakibatkan gangguan pada  sintesis kolagen, perbaikan jaringan, dan sintesis lipid serta protein.


Anjuran Untuk Pasien

  • Makanlah selalu makanan dengan gizi seimbang.
  • Cukup tidur dan beristirahat
  • Berolahraga dengan intensitas sedang
  • Ingatlah bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Jika ASI kurang atau tidak tersedia, Konsultasikan lebih dulu pada dokter spesialis anak untuk memilih dan menentukan susu formula apa yang sebaiknya digunakan.
  • Suplementasi, olahraga, dan istirahat penting bagi pasien dengan penurunan system imun atau yang didiagnosis HIV positif, tetapi upaya ini seringkali tidak cukup ampuh untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, individu dalam kondisi demikian dianjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai penanganan penyakit dan kondisinya.

Tips

  • Jika system imun dan daya tahan tubuh tidak juga mengalami perbaikan walau telah diberikan terapi, anjurkan pasien untuk kontrol kembali kepada dokter.
  • Diskusikan dengan pasien mengenai cara - cara untuk meningkatkan system imun dan daya tahan tubuh.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search