Sunday, February 10, 2019

Mengenal Penyakit Endometriosis

Mengenal Penyakit Endometriosis



Beberapa wanita mungkin pernah mengalami atau merasakan nyeri pada perut bagian bawah. Biasanya gejala ini muncul ketika wanita dalam masa subur. Hal ini disebut dengan endometriosis. Endometriosis adalah gangguan kesehatan yang mempengaruhi perut bagian bawah pada wanita, dan umumnya terjadi pada wanita di usia subur. Kondisi ini terjadi saat jaringan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai penyebab endometriosis, cara mengobati, berikut pencegahannya.

Endometriosis adalah kondisi dimana jaringan yang seharusnya melapisi dinding rahim tumbuh dan menumpuk diluar rahim. Dalam keadaan normal, jaringan dinding rahim akan menebal ketika anda akan mengalami ovulasi. Hal ini terjadi sebagai upaya persiapan agar calon janin dapat menempel pada rahim jika terjadi pembuahan. Bila tak ada pembuahan, endometrium akan meluruh dan keluar dari tubuh dalam bentuk darah, dan itulah yang disebut sebagai menstruasi.

Sementara, jika anda mengalami penyakit ini, jaringan dinding rahim yang tumbuh di luar rahim juga akan ikut meluruh saat anda mengalami haid. Namun, jaringan yang meluruh tersebut tidak keluar melalui vagina, sehingga sisa - sisa endometrium tersebut akan mengendap disekitar organ reproduksi. Semakin lama, endapat ini dapat menyebabkan peradangan, kista, jaringan parut, dan akhirnya menimbulkan berbagai gangguan lain. Kista endometriosis adalah jenis kista yang terbentuk ketika jaringan endometrum tumbuh di ovarium. Kista endometriosis berisi cairan berukuran besar yang terbentuk pada indung telur, bahkan dapat membungkusnya.

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini muncul akibat endometriosis yang tak diobati dengan cepat dan tepat. Itu sebabnya, wanita dengan endometriosis berisiko mengalami kista endometriosis. Kista endometriosis mempengaruhi wanita selama beberapa tahun dan dapat menyebabkan nyeri panggul kronis yang terkait dengan menstruasi. Endometriosis adalah penyakit yang sering terjadi pada wanita yang berusia 30 hingga 40 tahun. Meski begitu, penyakit ini juga dapat terjadi pada wanita yang berusia berapapun. Penyakit ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor - faktor risiko.

Tanda dan gejala endometriosis adalah rasa nyeri pada perut bagian bawah. Tingkat keparahan nyeri dapat berbeda - beda pada setiap wanita. Namun secara umum, rasa nyeri ini biasanya dapat bertambah saat anda mengalami menstruasi atau saat anda melakukan hubungan seksual. Beberapa wanita juga mengeluhkan nyeri yang terasa menjalar dari perut bagian bawah, punggung, hingga kaki. Adapula yang mengatakan rasa nyerinya karena gejala endometriosis terasa seperti kram, dan bisa disertai dengan mual, muntah, dan diare.

Beberapa kondisi yang diduga menjadi penyebab penyakit endometriosis adalah :


Menstruasi retrograde

Menstruasi retrograde atau menstruasi 2 arah terjadi ketika sel endometrium dan jaringan yang seharusnya terbuang ke vagina juga ikut mengalir kearah leher rahim dan tuba falopi. Sel endometrium ini menempel pada dinding pelvis dan permukaan organ pelvis, tumbuh, terus menebal, dan berdarah sepanjang siklus menstruasi. Dalam banyak kasus, menstruasi retrograde merupakan penyebab endometriosis yang paling sering terjadi.

Perubahan sel embrio

Penyebab lain endometriosis adalah perubahan sel embrio. Sel embrio menghasilkan sel yang melapisi perut dan rongga panggul. Apabila satu atau beberapa area kecil dari lapisan perut berubah manjadi jaringan endometrium, hal ini dapat menjadi penyebab penyakit endometriosis. Kondisi in umumnya dipengaruhi oleh hormone estrogen yang tidak seimbang.

Gangguan system imun

Penyebab lainnya dari endometriosis adalah gangguan system imun. Apabila system imun tubuh anda memiliki masalah yang membuat tubuh tidak dapat mengenali dan menghancurkan jaringan endometrium yang tumbuh diluar rahim, penyakit ini dapat terjadi.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko anda terkena endometriosis diantarnya :
  • Tidak pernah melahirkan.
  • Salah satu anggota keluarga memiliki riwayat penyakit ini.
  • Keluarnya darah menstruasi dari tubuh terhambat oleh suatu kondisi medis.
  • Pernah mengalami infeksi pelvis.
  • Memiliki kelainan pada rahim.
  • Mengalami menstruasi pertama sebelum berusia 12 tahun.
  • Bentuk abnormal pada rahim, leher rahim, atau vagina yang menghambat atau memperlambat menstruasi.


Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu anda mengatasi penyakit endometriosis adalah :


Perhatikan asupan makanan anda

Selain melakukan terapi pengobatan, penting bagi anda untuk memperhatikan asupan makanan anda sehari - hari. Pilihlah sayuran dan buah - buahan sebagai menu sehari - hari. Sayur dan buah mengandung banyak macam vitamin dan antioksidan seperti vitamin A, vitamin C, dan betakaroten yang baik untuk tubuh. Selain sayur dan buah, pilih menu dengan kandungan omega 3 yang tinggi seperti ikan tuna, ikan salmon, ikan sarden, dan telur.

Olahraga teratur

Seringkali orang yang mengalami nyeri tidak mau berolahraga karena takut rasa nyeri tersebut semakin parah. Padahal, berolahraga secara teratur justru dapat mengurangi nyeri menstruasi akibat penyakit ini. Berikut ini merupakan beberapa manfaat olahraga untuk wanta dengan penyakit endometriosis :
  • Melancarkan sirkulasi darah ke organ tubuh.
  • Menjaga nutrisi dan aliran oksigen ke system dalam tubuh.
  • Mengurangi stress.
  • Memicu hormone endorphin dalam otak yang dapat mengurangi rasa sakit.

Hindari stress


Gejala penyakit ini dapat menjadi lebih berat ketika seseorang mengalami stress. Untuk itu, anda harus belajar mengelola stress anda.




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search