Tuesday, January 7, 2020

Mengenal Penyakit Dystonia Dan Cara Mengatasinya

Mengenal Penyakit Dystonia Dan Cara Mengatasinya


Pernahkah anda mendengar penyakit yang bernama dystonia. Mungkin, sebagian orang masih sangat asing dengan nama dystonia. Dystonia merupakan Sebuah gangguan gerakan ketika otot seseorang berkontraksi secara tidak terkendali. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang terpengaruh kontraksi berputar tanpa disengaja dan menyebabkan gerakan berulang dan dapat membuat postur tubuh menjadi tidak normal. Kondisi ini dapat mempengaruhi salah satu otot, kelompok otot, maupun seluruh otot tubuh secara keseluruhan. Penyakit dystonia mempengaruhi sekitar 1% dari populasi manusia didunia dan kondisi ini lebih sering menyerang wanita dibandingkan pria.

Penyakit dystonia tidak memiliki penyebab spesifik yang diketahui. Penyakit ini bisa terjadi diduga karena adanya gangguan pada ganglia basalis. Ganglia basalin sendiri merupakan area otak yang bertanggung jawab utuk memulai kontraksi otot.


Kondisi ini dapat disebabkan oleh kerusakan pada area ganglia basal. Kerusakan pada area ini bisa terjadi karena :
  • Trauma otak
  • Stroke
  • Tumor
  • Kekurangan oksigen
  • Infeksi
  • Reaksi obat
  • Keracunan zat karbon monoksida

Selain itu, penyakit dystonia juga bisa disebabkan karena faktor genetik atau diwariskan oleh orang tua. Jenis penyakit dystonia yang disebabkan Karena faktor genetik adalah dystonia primer. Gejala dystonia bisa berkisar dari ringan hingga parah. Penyakit ini dapat mempengaruhi bagian tubuh yang berbeda dan seringkali perkembangannya dikelompokkan menjadi beberapa stadium.


Gejala awal dari penyakit ini meliputi :
  • Tungkai kaki tampak diseret
  • Kram kaki
  • Leher terasa seperti ditarik tanpa sengaja
  • Berkedip secara tidak terkendali
  • Kesulitan bicara

Selain itu, penyakit dystonia bisa semakin parah jika penderitanya juga mengalami stress. Orang yang menderita kondisi ini sering mengeluhkan rasa sakit dan kelelahan karena kontraksi otot yang terjadi secara terus menerus. Jika gejala penyakit dystonia terjadi pada masa anak - anak, biasanya gejala dystonia muncul di bagian kaki dan tangan. Kemudian, gejala tersebut menyebar ke bagian tubuh lainnya. 


Penyakit dystonia diklasifikasikan berdasarkan bagian tubuh yang terpengaruh yaitu :
  • Dystonia umum : Kondisi dystonia yang mempengaruhi sebagian besar atau seluruh tubuh.
  • Dystonia fokal : Kondisi dystonia yang hanya mempengaruhi bagian tubuh tertentu.
  • Dystonia multi fokal : Kondisi dystonia yang mempengaruhi lebih dari satu bagian tubuh yang tidak saling terkait.
  • Dystonia segmential : Kondisi dystonia yang mempengaruhi bagian tubuh yang berdekatan.
  • Hemidystonia : Kondisi dystonia yang mempengaruhi lengan dan kaki pada sisi tubuh yang sama.


Dystonia merupakan kondisi terjadinya kontraksi otot yang tidak terkendali pada seseorang. Penyakit ini bisa diatasi dengan melakukan beberapa jenis pengobatan. Umumnya, dokter akan menentukan pengobatan yang cocok berdasarkan jenis dystonia yang dialami dan tingkat keparahannya. Pengobatan dystonia yang baru saja diperkenalkan ke publik adalah toksin botulinum. Metode ini dilakukan dengan cara menyuntikkan toksin kedalam otot yang terkena atau terpengaruh dystonia, sehingga otot tersebut memblokir efek kimia asetilkolin yang menghasilkan kontraksi otot sehingga kontraksi otot dapat diredakan dan otot mengalami relaksasi. Alternatif lain untuk menangani kondisi dystonia adalah dengan metode trik sensoris. Trik sensoris dilakukan dengan cara menyentuh bagian otot yang berkontraksi, lalu orang tersebut bisa mengendalikan kontraksi yang dialami.




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search