Tuesday, September 11, 2018

Cukupi Kebutuhan Mineral Anda

Cukupi Kebutuhan Mineral Anda

Air mineral merupakan cairan yang sangat diperlukan dan memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Sama hal-nya dengan makanan, tubuh membutuhkan makanan sebagai sumber energi. Namun apakah aman jika makan dan minum dilakukan pada waktu yang sama? Beberapa pakar mengatakan lebih baik minum setelah makan ataupun sebaliknya, dipercaya hal ini akan membuat Anda menjadi lebih gemuk. Lainnya mengatakan bahwa air mineral dapat mengencerkan asam lambung. Apa benar air mineral dapat begitu berbaya untuk kita?
Beberapa orang beranggapan bahwa tidak baik untuk pencernaan apabila minum disaat sedang makan karena air mineral mendorong makanan yang masih dalam proses pencernaan di dalam usus. Ada pula mereka yang beranggapan bahwa minum disaat sedangkan makan dapat menyebabkan meningkatnya asam lambung. Jadi apa yang sebenarnya terjadi pada saat proses makanan dan minuman bersatu di dalam perut?

Saat makanan masuk, beberapa artikel makanan yang akan menjadi energy bagi tubuh diserap oleh darah. Proses ini dimulai sejak kita menempelkan sendok/garpu ke dalam mulut. Lambung kita membutuhkan 4 jam untuk mencerna makanan yang masuk menjadi cairan dan mentransfer nutrisi bagi tubuh. Berbeda dengan air mineral, hanya membutuhkan 10 menit agar lambung bisa mencerna kira-kira 300ml air. Jadi jika Anda makan diikuti dengan minum air bukan berarti air akan membanjiri lambung meskipun hal ini dapat membantu proses mengunyah menjadi lebih mudah, melembabkan, lebih cepat diproses di lambung daripada makanan itu sendiri.
Nyatanya air mineral tidak mengencerkan asam lambung sehingga asam lambung kita meningkat. Telah terbukti meskipun Anda minum setengah galon air hal ini tidak akan membuat asam lambung Anda meningkat. Tidak ada masalah yang akan muncul juga apabila anda minum the sambil mengkonsumsi makanan karena kandungan mineral tidak hanya ada pada air mineral melainkan beberapa jenis makanan yang kita konsumsi seperti jeruk, rusberi, dan nanas yang mengandung 87% mineral, melon mengandung 90% mineral, dan semangka mengandung 92% mineral, serta yang paling kaya akan mineral adalah mentimun yang mengandung 96% mineral.
Hasil penelitian juga mengatakan bahwa beberapa makanan memang dapat menyebabkan meningkatnya asam lambung dan air mineral tidak memiliki pengaruh untuk mempercepat proses pencernaan. Dengan tidak adanya hasil penelitian pendukung yang menyatakan bahwa air mineral membantu mempercepat proses pencernaan makanan sebelum makanan tersebut benar-benar 100% di dalam lambung, masihkah anda ragu untuk minum saat sedang makan?
Berdasarkan jurnal akademi nutrisi dan etika diet menyatakan bahwa setiap kali seseorang meletakan garpu untuk mengambil minum, mereka tidak makan dengan cepat, dengan kata lain mereka justru mengurangi porsi makan. Temperatur air yang Anda minum juga tidak mempengaruhi seberapa cepat makanan diserap tubuh ataupun jumlah nustrisi yang diserap tubuh. Sistem pencernaan akan berkerja untuk menentukan prioritasnya secara otomatis/alami, misalnya untuk makanan yang dingin ketika masuk kelambung akan secara langsung berubah menjadi hangat hingga 86˚F pada 5 menit pertama.
Para ilmuwan menyarankan agar kita mengkonsumsi air hangat dibandingkan air dingin. Ternyata mengkonsumsi air dingin dapat membawa dampak negative untuk proses pencernaan makanan. Juga air yang terlalu panas dapat merusak/menyakiti kerongkongan. Jika Anda minum air panas setelah minum air dingin, perubahan temperature dalam tubuh dapat merusak email pada gigi. Dengan minum air hangat kita bisa menikmati beberapa manfaat seperti menjaga kelembaban tubuh dengan cepat, mempercepat pencernaan dengan stimulasi yang natural bagi pencernaan, dan memastikan pergerakan usus yang lebih baik terutama apabila Anda minum segelas air hangat yang dicampur dengan lemon di pagi hari.
Tidak ada aturan pasti yang mengharuskan kapan kita minum air mineral, jadi tidak masalah jika Anda mengonsumsinya sebelum, saat, ataupun setelah makan. Pada dasarnya tubuh membutuhkan asupan mineral untuk memproduksi air liur yang bermanfaat menjaga kesehatan mulut. Air mineral juga membantu menjaga temperature tubuh, saat Anda berkeringat ketika olahraga atau bekerja, keringat akan menjaga tubuh Anda tetap merasa sejuk. Namun apabila Anda tidak cukup mengkonsumsi air mineral, panas dalam tubuh Anda akan secara otomatis menjadi lebih dominan/meningkat. Dengan mengkonsumsi air mineral juga dapat membantu menjaga elastisitas tubuh ketika bergerak dan meningkatkan performa yang berkaitan dengan fisik.
Selain itu air juga menjadi kebutuhan vital untuk membuang racun dalam tubuh melalui urin. Kebutuhan air mineral yang tercukupi akan menghindarkan Anda dari ganguan pencernaan. Air juga membantu mendistribusikan nutrisi yang diperlukan keseluruh tubuh. Bahkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral Anda bisa menurunkan kelebihan berat badan. Mengkonsumsi 2 gelas air mineral dapat meningkatkan 30% metabolism dalam tubuh baik pria maupun wanita sehingga dapat menjadi sumber pembangkit stamina. Jadi sudahkah kebutuhan air mineral Anda tercukupi?

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search