Tuesday, October 30, 2018

Dermatitis, Identifikasi, dan Penanganannya

Dermatitis, Identifikasi, dan Penanganannya


Dermatitis, eksim, dan ruam kulit adalah inflamasi kulit yang ditandai dengan ruam kemerahan yang gatal. Dermatitis terdiri dari beberapa jenis/bentuk, dapat juga bersifat akut atau kronik tergantung awitan gejalanya.

Pada dematitis akut, ruam kulit seringkali cepat berubah menjadi bengkak dan melepuh. Dermatitis kronik ditandai dengan kulit berwarna kehitaman, menebal, dan bergurat - gurat yang sudah berlangsung dalam waktu lama.

Identifikasi Dermatitis

Penderita datang dengan gejala kulit sedikit kemerahan, gatal, kering, mengelupas dan retak, kulit tampak berair (dengan atau tanpa pembengkakan) dan lecet.

1. Apakah ditempat kerja pasien terdapat sumber penyebab iritasi (iritan) ?
Pasien mungkin mengalami Hand Dermatitis, yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti riwayat keluarga, kontak dengan iritan, atau diperberat oleh pekerjaan (occupational dermatitis). Kelainan ini cukup sering dialami oleh para pekerja industri yang berhubungan dengan alat - alat kebersihan, katering, metal work, penataan rambut, pelayanan kesehatan, dan mekanis. 
Hand dermatitis terjadi pada tangan dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya seperti lengan bawah dan kaki. Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.


2. Apakah pasien memiliki riwayat kontak dengan iritan, seperti zat pewarna rambut, perhiasan nikel, plester, parfum, atau tumbuhan ?
Apakah pasien terpapar berlebihan terhadap iritan? Pasien mungkin mengalami dermatitis kontak iritan akibat pemaparan terhadap iritan, seperti air, deterjen, zat pelarut, cairan asam, cairan basa, lem, atau logam. Iritan ini dapat menimbulkan kerusakan kulit secara cepat. Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.


3. Apakah ruam kulit timbul secara tiba - tiba (dalam hitungan menit) setelah terpapar iritan ?
Pasien mungkin mengalami urtikaria, suatu kondisi yang ditandai dengan bercak - bercak merah berbentuk bintil - bintil pada kulit.Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.

Jika tidak, pasien mungkin mengalami dermatitis kontak alergi, suatu kondisi kulit yang ditandai dengan gatal saat kontak dengan alergen (bahan penyebab reaksi alergi). Biasanya bermanifestasi beberapa jam setelah kontak dan mereda setelah beberapa hari tanpa kontak. Beri penanganan yang tepat. Lihat anjuran untuk pasien.


4. Apakah pasien telah terpapar berbagai sumber kelembaban termasuk urine atau feses, keringat, eksudat luka, efluen dari ostomi, mukus, atau air liur untuk jangka waktu lama ?
Pasien mungkin mengalami Moisture Associated Skin Damage, suatu peradangan dan erosi pada kulit yang disebabkan oleh paparan yang berkepanjangan dengan berbagai sumber kelembaban. Jenis yang paling umum adalah Incontinence Associated Dermatitis, Intertriginous Dermatitis, dan Periwound/Peristomal Moisture Associated Dermatitis. 


4. Apakah pasien memiliki riwayat keluarga dermatitis atau asma ?
Pasien mungkin mengalami Dermatitis Atopik, Suatu kondisi kulit yang umumnya terjadi pada siku atau di belakang lutut. Hal ini biasanya terkait dengan riwayat alergi, asma, dan/atau riwayat keluarga alergi atau eksim.


5. Apakah reaksi kulit terjadi setelah cedera baru-baru ini ?
Pasien mungkin mengalami Dermatitis Nummular atau eksim discoid, suatu kondisi yang biasanya timbul akibat luka ringan, seperti gigitan serangga atau luka bakar. Kondisi ini dapat terjadi pada individu di segala kelompok usia dan jenis kelamin. Namun, pada beberapa anak, kondisi ini merupakan gejala dermatitis atopic. Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.


6. Apakah pasien mengalami pustule (lesi berisi nanah) dan bercak – bercak bundar yang semakin hari semakin bertambah besar ?
Pasien mungkin mengalami Impetigo atau “school sores” yang sering terjadi pada anak – anak. Ini adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes atau Staphylococcus aureus. Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.


7. Apakah pada pasien terdapat serpihan – serpihan putih di kulit kepala atau wajahnya ?
Pasien mungkin mengalami Dermatitis Seboroik, yang disebabkan Malassezia furfur. Biasanya gejala ini hanya tampak pada bagian kulit yang berminyak.  Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.


8. Apakah dermatitis mengenai liang telinga bagian luar ?
Pasien mungkin mengalami Otitis Externa, peradangan pada saluran telinga. Gejalanya meliputi kemerahan, pembengkakan, pengelupasan dan penebalan pada lapisan saluran telinga. Periksakan pada dokter dan ikuti terapi yang dianjurkan.


Jika tidak terdapat gejala spesifik seperti yang disebutkan di atas, berarti mungkin disebabkan oleh penyakit lain. Periksakan pasien ke dokter spesialis yang terkait.



Anjuran untuk Pasien

  • Individu yang memiliki kulit kering atau yang rentan terhadap dermatitis dianjurkan menggunakan kosmetik hypoallergenic.
  • Gunakan produk alternative bila memungkinkan untuk mengindari penyebab dermatitis kontak.
  • Setelah mandi atau berendam, keringkan kulit dengan menepuk handuk pada permukaan kulit, tidak dengan menggosoknya.
  • Gunakan sabun berbahan lembut, meskipun kulit dalam kondisi sehat. Mengganti sabun adalah langkah awal terapi.
  • Hindari mandi yang terlalu sering, karena hal ini dapat membuat kulit menjadi kering. Mandi cukup dilakukan sebanyak satu sampai dua kali setiap harinya.
  • Sedapat mungkin hindari menggaruk atau menggosok. Menggaruk dapat menyebabkan penebalan dan penggelapan kulit serta dapat menyebabkan komplikasi termasuk infeksi bakteri.
  • Oleskan pelembab untuk membantu menjaga kelembaban kulit sepanjang hari.
  • Hindari aktivitas yang membuat pasien berkeringat. Hal ini dapat memperburuk iritasi dan gatal pada kulit.
  • Kondisi stress dapat memperburuk kondisi.


Tips
  • Apabila dermatitis tidak membaik atau memburuk sesudah diberikan terapi, instruksikan pasien untuk segera kembali ke dokter.
  • Diskusikan dengan pasien mengenai cara-cara pencegahan dan penanganan dermatitis.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com



Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search