Tuesday, October 30, 2018

Infeksi Saluran Pernapasan, Identifikasi, dan Penanganannya

Infeksi Saluran Pernapasan, Identifikasi, dan Penanganannya


Infeksi saluran pernapasan adalah infeksi jalan napas yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Dapat diklasifikasikan sebagai infeksi saluran pernapasan atas dan infeksi saluran pernapasan bawah. Infeksi saluran pernapasan bagian atas meliputi bagian atas dari saluran pernapasan, seperti hidung dan tenggorokan, biasanya disebabkan oleh virus dan jarang yang membahayakan.

Infeksi saluran pernapasan bagian bawah meliputi trakea (Saluran berdinding tipis yang menghubungkan laring ke bronkus dan mengalirkan udara kedalam paru), bronkus (cabang tenggorokan) dan paru - paru. Tanda dan gejalanya biasanya lebih berat dibandingkan infeksi saluran pernapasan bagian atas.

Infeksi saluran pernapasan umumnya ditularkan melalui droplet. Namun demikian,  pada sebagian patogen ada juga kemungkinan penularan melalui cara lain, seperti melalui kontak dengan tangan atau permukaan yang terkontaminasi.

Identifikasi Infeksi saluran pernapasan

Pasien mengalami gejala sebagai berikut :
  • Batuk
  • Pilek
  • Demam


1. Apakah gejala menetap lebih dari 2 minggu, dan apakah pasien mengalami keringat dingin dan mengalami penurunan berat badan drastis, nafsu makan hilang, sukar bernapas, dan nyeri dada ?
Pasien mungkin mengalami tuberkolosis, Suatu infeksi bakteri pada paru - paru. Periksakan diri ke dokter dan ikuti anjuran yang diberikan.

2. Apakah batuk menetap dan rekuren pada 3 - 5 hari terakhir, dan apakah pasien mengalami gejala napas memendek dan nyeri tajam pada dada saat batuk atau menarik napas dalam ? Pasien mungkin mengalami infeksi saluran pernapasan bagian bawah, seperti pneumonia, yang menyebabkan inflamasi atau radang pada jaringan paru - paru.

3. Apakah dahak yang dikeluarkan saat batuk berwarna kekuningan, putih, atau kehijauan disertai demam, sakit kepala, lemah dengan atau tanpa nyeri tenggorokan atau suara serak ? Pasien mungkin mengalami infeksi bakteri pada saluran pernapasan bagian atas. Jika pasien tidak mengalami hal tersebut, gejala mungkin disebabkan oleh penyakit lain. Periksakan diri ke dokter dan ikuti anjuran yang diberikan.

4. Apakah pasien tiba - tiba mengalami demam tinggi, nyeri berat pada otot dan sendi, sakit kepala, lelah dan lemah ? Pasien mungkin mengalami influenza atau flu. Suatu infeksi virus yang melemahkan tubuh dan kadang - kadang berakibat fatal pada lansia. Anjurkan pasien agar melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan berikan terapi yang sesuai. Jika pasien tidak mengalami hal tersebut, gejala mungkin dapat disebabkan penyakit lainnya. Periksakan diri ke dokter dan ikuti anjuran yang diberikan.


Anjuran Untuk Pasien

  • Minum banyak cairan, terutama air putih untuk menjaga kecukupan cairan tubuh dan mempermudah pengeluaran dahak/lender dari paru - paru.
  • Hindari iritan atau allergen yang dapat memperparah penyakit, seperti asap rokok, dll.
  • Hindari rokok, minuman beralkohol, dan obat - obatan. Rokok merusak jalan napas, dan alkohol mengganggu aktivitas sel darah putih melawan infeksi.
  • Tingkatkan imunitas tubuh dengan makan makanan yang mengandung nutrisi seimbang, berolahraga, dan cukup istirahat serta mengurangi stress.
  • Atur suhu dan kelembaban ruangan, dengan tetap membuat hangat namun tidak terlalu panas.
  • Berikan terapi untuk meredakan gejala, misalnya obat batuk, obat pilek, atau obat penurun demam.
  • Konsumsi obat - obat terutama antibiotik, sesuai dengan petunjuk dan anjuran dokter. Penghentian pengobatan antibiotik sebelum waktu yang dianjurkan akan menyebabkan kekambuhan penyakit dan memicu timbulnya bakteri yang resisten terhadap antibiotic.
  • Berkumurlah dengan air garam hangat beberapa kali sehari atau minum air lemon hangat dan madu untuk membantu meredakan nyeri tenggorokan dan batuk.
  • Kebersihan diri perlu dijaga untuk mencegah penularan infeksi saluran napas. Tutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut karena tangan yang telah terkontaminasi dapat menyebarkan virus atau kuman penyebab.
  • Sering cuci tangan, terutama setelah bersin atau merawat seseorang yang batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan.
  • Buanglah segera kertas tisu kotor yang terpakai untuk menyeka lender dari hidung untuk mencegah penyebaran infeksi.
  • Hindari tempat yang pengap dengan ventilasi yang buruk.



Tips
  • Pada kasus dimana gejala bertambah berat atau tidak membaik, instruksikan pasien untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
  • Informasikan kepada pasien mengenai kepatuhan mengonsumsi obat yang diresepkan dan perlunya mengonsumsi antibiotic pada waktu tertentu.
  • Diskusikan dengan pasien mengenai cara - cara pencegahan dan penanganan infeksi saluran pernapasan.


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search