Tuesday, October 30, 2018

Kandidiasis, Identifikasi, dan Penanganannya

Kandidiasis, Identifikasi, dan Penanganannya



Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh salah satu spesies candida, yang paling umum adalah candida albicans, yang biasanya ditemukan dalam jumlah rendah di vagina, mulut, saluran pencernaan, dan pada kulit tanpa menyebabkan penyakit atau gejala.

Diketahui terdapat 3 kategori utama kandidiasis : Oropharyngeal, genital dan invasive. Kandidiasis Oropharyngeal, yang biasa dikenal dengan “oral thrush”, terjadi pada mukosa bukal, lidah, da langit - langit mulut. Faktor predisposisi untuk sariawan oral meliputi infeksi HIV, merokok, penggunaan gigi palsu, diabetes, xerostomia (mulut kering), dan pengunaan antibiotic spectrum luas jangka pendek atau panjang, dan obat lain.

Kandidiasis genital, yang biasa dikenal sebagai infeksi jamur (keputihan), terjadi ketika tidak ada keseimbangan antara miikroorganisme normal vagina, dan populasi candida albicans menjadi lebih besar dibandingkan dengan populasi mikroorganisme lainnya.

Hal ini terjadi ketika lingkungan (vagina) memiliki kondisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan Candida albicans. Bila tidak diobati, infeksi ini bisa ditularkan pada bayi yang baru lahir, dari ibu yang terinfeksi. Faktor risiko untuk kandidiasis genital meliputi penggunaan obat tertentu (misalnya kontrasepsi oral, kortikosteroid sistemik). Penderita diabetes, glukosuria, lupus, disfungsi tiroid, dan obesitas memiliki faktor risiko terkena kandidiasis genital.

Sedangkan, kandidiasis invasive bukan merupakan penyakit yang menginfeksi host sehat/normal. Infeksi ini justru terjadi pada pasien dalam kondisi sakit kritis di unit perawatan intensif, pada pasien dengan granulositopenia berat, dan pada sel induk hematopoietic dan penerima transplantasi organ.


Identifikasi Kandidiasis

Periksa tanda dan gejala yang ditunjukkan oleh pasien.

1. Apakah infeksi hanya terjadi pada organ kelamin ? dan apakah pasien mengalami gejala untuk pertama kalinya atau gejala kambuh setelah 2 bulan penggunaan agen antijamur untuk infeksi ragi pada organ genital ?

Periksakan diri ke dokter dan ikuti anjuran yang diberikan. Hal ini bukan merupakan kegawatdaruratan tetapi tetap dianjurkan untuk memeriksakan diri.

2. Apakah pasien sedang hamil atau berusia dibawah 12 tahun, dan apakah pasien mengalami demam, nyeri pada perut, menggigil, mual, muntah, diare, keputihan berbau tidak sedap, nyeri punggung/bahu ?

Periksakan diri ke dokter dan ikuti anjuran yang diberikan karena hal ini mungkin mengarah pada masalah yang lebih serius atau ke arah infeksi. 


Anjuran Untuk Pasien

Kandidiasis Orofaringeal
  • Selama terjadinya sariawan, mintalah pasien untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dan melakukan floss setidaknya satu kali sehari. Gantilah sikat gigi sesering mungkin hingga infeksi hilang. Apabila mengalami masalah dengan kekuatan atau ketangkasan pada tangan, sikat gigi elektrik bias membuat menyikat gigi lebih mudah. Hindari penggunaan obat kumur atau semprotan karena bias merusak flora normal di mulut.
  • Berkumurlah dengan air garam hangat (disiapkan dengan melarutkan ½ sendok teh garam dalam 1 cangkir air hangat). Setelah berkumur, segeralah membuangnya dan jangan ditelan.
  • Saat memberi susu formula atau menggunakan empeng pada bayi dengan sariawan oral, bersihkan putting susu dan dot setelah setiap penggunaan untuk menghindari infeksi berulang.
  • Pasien yang menggunakan inhaler kortikosteroid harus menyikat gigi dan membilas mulut mereka setelah setiap penggunaan.
  • Acidophilus atau yogurt dianjurkan untuk diminum dengan antibiotic spectrum luas untuk mengurangi kejadian infeksi kandidiasis.
  • Jika memakai gigi tiruan, bersihkan setiap hari, dang jangan memakainya saat tidur.


Kandidiasis Genitalia
  • Umumnya, dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual sampai semua tanda dan gejala infeksi hilang.
  • Hindari memakai pakaian yang ketat dan celana dalam sintetis. Jangan mengenakan baju renang dalam keadaan basah atau situasi apaun yang menambah tingkat kelembaban pada bagian luar vagina.
  • Penggunaan sabun dan parfum yang berbahan keras tidak dianjurkan.
  •  Jagalah area vulva tetap kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.
  • Metode kontrasepsi alternative untuk penggunaan kondom atau diafragma harus dipertimbangkan karena dapat rusak akibat penggunaan beberapa produk vagina.



Tips

  • Jika infeksi jamur tidak membaik atau justru memburuksetelah diberikan terapi, instruksikan pasien untuk segera kontrol kembali ke dokter.
  • Diskusikan dengan pasien mengenai cara - cara pencegahan dan penanganan kandidiasis.


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search