Thursday, November 8, 2018

Cara Mencegah dan Mengatasi Ruam Popok

Cara Mencegah dan Mengatasi Ruam Popok



Ruam popok memang bukan masalah yang serius. Tetapi jika dibiarkan, ruam popok dapat menyebabkan bayi menjadi rewel karena merasa tidak nyaman. Tentunya sebagai orang tua, kita ingin bayi kita selalu merasa nyaman dan sehat bukan ? Berikut ini akan dibahas mengenai ruam popok, pencegahan, dan cara mengobatinya.

Ruam popok adalah masalah kulit yang paling sering ditemui pada bayi. Ruam popok merupakan suatu bentuk dermatitis atau iritasi kulit yang kemungkinan diakibatkan oleh kombinasi faktor yang meliputi kelembaban, gesekan, urin, kotoran, dan adanya mikroorganisme.

Penyebab iritasi utama adalah enzim pada feses, yang mengalami peningkatan pada aktivitasnya dalam pH tinggi. Permukaan kulit yang asam juga penting untuk pemeliharaan mikroflora normal, yang memberikan perlindungan anti mikroba bawaan terhadap invasi oleh bakteri pathogen dan jamur.

Penggunaan popok juga menyebabkan peningkatan yang signifikan pada kelembaban dan pH kulit. Kontak permukaan kulit dengan kelembaban yang berkepanjangan dapat menyebabkan maserasi (perlunakan) stratum korneum, lapisan pelindung luar kulit, yang berkaitan dengan disrupsi berlebih pada lamella lipid interselular. Melemahnya intergitas fisik membuat stratum korneum lebih rentan terhadap kerusakan akibat gesekan dari permukaan popok dan juga iritan lokal.


Identifikasi Ruam Popok

Bayi memiliki gejala ruam merah seperti terbakar diarea popok saat diperiksa.

1. Apakah ruam terjadi pada paha bagian dalam atau dibawah karet elastan popok yang ketat ?
Bayi mungkin mengalami ruam gesekan, jenis ruam popok yang paling umum. Hal ini dapat diatasi dengan sering mengganti popok dan mengangin-anginkan kulit yang basah.

2. Apakah ruam biasanya terjadi pada area yang terbuka seperti bokong ?
Bayi mungkin mengalami ruam iritasi, kondisi yang timbul akibat kontak dengan feses atau iritan lainnya seperti sabun berbahan keras, kain lap, atau deterjen. Penggunaan sabun atau penyeka yang hypoallergenic akan membantu mencegah ruam karena iritan.

3. Apakah ruam kebanyakan berada di lipatan kulit bayi, dan apakah ruam timbul saat cuaca panas ?
Bayi mungkin mengalami Intertrigo, jenis ruam popok yang disebabkan oleh udara yang panas dan lembab. Tinggal dilingkungan yang lebih dingin dan tidak terlalu lembab akan membantu memulihkan kondisi bayi. Orang tua sebaiknya tidak mengoleskan salep dan krim pada kulit bayi karena hal ini akan membuat kondisi kulit tetap hangat, sehingga memperburuk kondisi ruam.


Tips Mencegah dan Mengobati Ruam Popok

  • Gantilah popok bayi sesering mungkin.
  • Cobalah untuk tidak menggunakan popok pada jam-jam tertentu dalam satu hari untuk memungkinkan kulit bayi “bernapas” dengan adanya aliran udara.
  • Untuk popok kain, selalu pastikan bahwa popok dicuci dengan bersih untuk menghindari penumpukan bakteri.
  • Gunakan sabun hypoallergenic untuk memandikan bayi. Cara ini dapat meringankan iritasi.
  • Setelah mandi, tepuk ringan bokong bayi dengan handuk hingga kering dan jangan digosok. Menggosok dapat mengiritasi kulit bayi.
  • Oleskan krim untuk setiap pergantian popok.
  • Hindari penggunaan overall berbahan plastic yang ketat.
  • Hindari menggunakan tisu bayi sekali pakai yang mengandung alkohol karena dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitive.
  • Hindari dan hilangkan iritan dengan mencuci dengan air hangat dan menepuk kulit hingga kering dengan kapas.
  • Minyak kelapa adalah salah satu bahan obat rumah yang baik yang dapat digunakan pada kulit bayi terutama disekitar bokong karena dapat menghilangkan tanda ruam yang akan muncul secara efektif.


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search