Thursday, November 8, 2018

Selesma, Bukan Influenza

Selesma, Bukan Influenza



Seringkali kita salah kaprah mengenai selesma. Gejalanya memang hampir sama dengan Influenza, yaitu batuk dan pilek. Perbedaannya, jika influenza disebabkan oleh virus influenza, maka selesma dapat disebabkan oleh 200 lebih virus, tetapi yang menjadi penyebab utama selesma adalah rhinovirus. Berikut ini akan dijelaskan lebih jauh mengenai selesma, gejala-gejalanya, dan cara mengatasinya.

Selesma adalah infeksi virus ringan di hidung, tenggorokan, sinus, dan saluran udara bagian atas. Selesma disebabkan oleh rhinovirus dan coronavirus. Selesma biasanya menyebar melalui batuk atau bersin dan dengan kontak langsung. Virus memasuki tubuh melalui mulut atau hidung, atau bahkan melalui kontak langsung dengan individu yang menggunakan objek bersama, misalnya peralatan, handuk, atau telepon.

Biasanya selesma tidak menimbulkan bahaya, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Apabila selesma tidak diobati atau tidak diperiksa dapat menyebabkan komplikasi termasuk otitis media, sinusitis, radang tenggorokan, bronchitis kronis, atau pneumonia.


Identifikasi selesma

Anda mengalami gejala :
  • Hidung meler/mampet
  • Bersin
  • Tenggorokan gatal
  • Mata berair
1. Apakah secret hidung bening atau encer, dan apakah anda juga memiliki gejala berikut ini ?
·         Suhu tubuh diatas 38 derajat celcius.
·         Keletihan, sakit kepala, nyeri otot di seluruh tubuh.
Mungkin anda terkena influenza. Segera berobat kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Apakah anda mengalami bersin-bersin, dan apakah hidung atau mata anda merah dan gatal, serta mengalami sakit tenggorokan baru-baru ini ?
Anda mungkin mengalami selesma. Jika anda tidak mengalami sakit tenggorokan, anda mungkin mengalami rhinitis alergi yang telah dipicu oleh paparan allergen, seperti serbuk sari atau bulu binatang. Segera berobat kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Apakah secret hidung kental dan keruh, dan apakah anda mengalami nyeri pada wajah dan sinus ?
Anda mungkin mengalami sinusitis, radang selaput yang melapisi sinus atau ruang berongga pada sekitar hidung, pipi, dan mata. Segera berobat kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara mengobati Selesma, Rinitis alergi, Influenza, dan Sinusitis

Selesma
  • Istirahatkan tubuh anda. Beristirahat dirumah akan memberi tubuh kesempatan untuk memulihkan kesehatan dan mencegah orang lain turut terinfeksi flu. Pakailah masker terutama jika berada atau berinteraksi dengan seseorang yang memiliki penyakit kronis atau gangguan system imun.
  • Perbanyak asupan cairan. Hindari alkohol dan kafein, karena dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Menghirup uap untuk melegakan hidung tersumbat dan memudahkan pengeluaran secret hidung.
  • Udara yang hangat dan dengan kelembaban yang tepat dapat membantu meredakan beberapa gejala selesma.
  • Cucilah tangan setiap setelah melakukan aktivitas dan ajarkan pada anak-anak pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan air.
  • Hindari berbagi gelas minum, cangkir, dan peralatan makan lainnya untuk menghindari penularan infeksi.
  • Berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Rinitis Alergi
  • Hindari allergen yang memicu terjadinya alergi sebisa mungkin.
  • Kontrol gejala yang terjadi pada hidung untuk membantu meringankan gejala yang terjadi pada mata yang sering menyertai alergi rhinitis. Berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Influenza
  • Perbanyak asupan cairan dan istirahat total yang cukup selama 1 - 3 hari agar tubuh pulih kembali.
  • Hindari daerah ramai untuk mencegah penularan penyakit yang sangat menular ini.
  • Berhati-hatilah saat batuk dan bersin. Tutup mulut dan hidung saat anda bersin atau batuk.
  • Berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Sinusitis
  • Minumlah banyak cairan untuk membantu mengencerkan secret mucus yang terdapat pada saluran pernapasan. Inhalasi uap juga dapat membantu meringankan peradangan pada rongga sinus.
  • Hindari suhu ekstrim dan perubahan suhu mendadak.
  • Analgesik sederhana, seperti parasetamol dan aspirin, dapat meringankan rasa sakit dan demam yang terkait dengan sinusitis di bawah anjuran dokter.


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search