Friday, November 9, 2018

Kenali Jenis - Jenis Sariawan dan Cara Mengatasinya

Kenali Jenis - Jenis Sariawan dan Cara Mengatasinya



Pernahkah anda mengalami sariawan ? Hampir setiap orang, pasti pernah mengalaminya. Sariawan menyebabkan rasa nyeri dan perih ketika makan atau minum, sehingga membuat kita merasa tidak nyaman. Tetapi, tahukah anda, mengapa sariawan dapat terjadi dan bagaimana cara menyembuhkannya ? berikut ini akan dibahas mengenai apa itu sariawan, jenis - jenis sariawan, dan cara mengobatinya.

Sariawan merupakan nama lain dari stomatitis aptosa. Sariawan adalah luka/lesi terbuka didalam rongga mulut, dan digolongkan sebagai tukak aftosa (minor/mayor) atau herpetiformis. Stomatitis aftosa minor biasanya sembuh sendiri dan merupakan bentuk yang paling banyak dijumpai.

Stomatitis aftosa biasanya pertama kali muncul pada usia 10-14 tahun dan dapat kambuh sewaktu-waktu. Kondisi ini mungkin berhubungan dengan faktor atau penyakit lainnya, meliputi cedera atau trauma dibagian mulut atau lidah ketika mengunyah makanan, perubahan kadar hormon - hormon tubuh, defisiensi vitamin, alergi makanan, stress atau gangguan cemas.

Namun demikian, Pada beberapa kasus, stomatitis adakalanya merupakan salah satu gejala dari penyakit lain, seperti penyakit crohn, seliak, infeksi HIV, penyakit behcet atau bahkan kanker. Juga dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu atau mungkin faktor genetic (keturunan).


Identifikasi Jenis-Jenis Sariawan

Anda mengalami gejala luka terbuka, rasa nyeri dan tidak nyaman pada mulut.

1. Apakah lesi berdiameter hingga 5 mm dan berwarna putih atau kekuningan dibagian tengah dengan tepi kemerahan dan bengkak ? dan apakah anda mengalami sariawan ini secara berulang sejak usia anak-anak ?
Anda mungkin mengalami stomatitis aphtosa berulang, yang mungkin disebabkan oleh infeksi virus dan dapat dipacu oleh stress emosional, defisiensi gizi, menstruasi, perubahan hormonal, atau alergi makanan. Sariawan biasanya sembuh sendiri. Jika pasien tidak mengalami sariawan berulang, Anda mungkin mengalami stomatitis aftosa minor, berupa luka terbuka dalam rongga mulut yang sangat nyeri, berwarna putih atau kekuningan dibagian tengahnya dan merah terang dibagian tepinya. Kondisi ini biasanya sembuh sendiri dalam waktu kurang dari 1 minggu. Jika gejala tidak membaik dalam waktu 3 minggu, segera periksa ke dokter.

2. Apakah timbul lesi sebanyak 10 buah, masing-masing berukuran 1-3 cm dan memiliki tepi tidak rata ? dan apakah disertai dengan diare persisten atau diare berulang ?
Gejala ini mungkin berhubungan dengan Inflammatory Bowel Disorders atau Penyakit Seliak. Segera periksa ke dokter spesialis penyakit dalam. Jika anda tidak mengalami diare, anda mungkin mengalami Stomatitis Aftosa Rekuren Mayor dengan lesi yang menetap hingga berbulan-bulan. Segera periksa ke dokter spesialis penyakit dalam.

3. Apakah lesi berjumlah banyak (10-150 lesi), membentuk lesi besar dengan tepi tidak rata, masing - masing berdiameter 1-3 mm, dan berwarna kekuningan dibagian tengahnya ?
Anda mungkin mengalami Stomatitis Aftosa Herpetiformis karena tampak seperti lesi herpes di dalam mulut. Segera periksa kedokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

4. Apakah terdapat sekelompok bisul kecil-kecil pada bibir atau sekitarnya ?
Anda mungkin mengalami Herpes Labialis, suatu infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1.

5. Apakah anda mengalami gejala-gejala dibawah ini sebelum timbul sariawan ?
  • Nyeri setempat
  • Kesemutan
  • Rasa panas terbakar atau gatal
Anda mungkin mengalami reaktivasi virus herpes simpleks, bentuk rekuren virus herpes simpleks tipe 1 yang umumnya berlangsung selama 1-5 hari. Segera periksa kedokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Tips Mencegah dan Mengobati Sariawan

  • Hindari terpaparnya sariawan terhadap makanan yang menyebabkan nyeri dan memperburuk gejala, seperti makanan kaya rempah, minuman buah yang asam, makanan yang sangat asin, makanan yang keras atau terlalu panas dan dingin.
  • Untuk mencegah sariawan agar tidak bertambah nyeri, gunakan sedotan pada saat minum.
  • Jika sariawan diduga disebabkan oleh obat-obat tertentu, jangan menghentikan atau mengganti obat obat tersebut tanpa berkonsultasi dengan dokter yang meresepkannya.
  • Untuk mencegah timbulnya sariawan, gunakan sikat gigi dengan bulu lembut. Juga gunakan obat kumur secara teratur untuk mencegah kekambuhan.
  • Periksa ke dokter gigi secara berkala untuk membantu mencegah kekambuhan. 


Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. Jangan lupa follow Facebook, Twitter, Instagram, dan Linkedin Rusabook. Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com


Terima Kasih.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search