Sunday, November 4, 2018

Khawatir Bintil – Bintil Kecil pada Area Kewanitaan Anda adalah Kanker Serviks?

Khawatir Bintil – Bintil Kecil pada Area Kewanitaan Anda adalah Kanker Serviks?




Khawatir Bintil – Bintil Kecil pada Area Kewanitaan Anda adalah Kanker Serviks? 
Simak Dahulu Penjelasan berikut ini :

Apa yang pertama kali terlintas dalam benak Anda ketika mendengar kata “Kanker Serviks”? Menyeramkan? Banyak artikel yang menggabarkan bahayanya kanker serviks. Namun, apakah Anda tau bahwa tidak semua paparan HPV (Human Papiloma Virus) akan berakhir menjadi Kanker Serviks dan menjadi akhir dari hidup seseorang?

Berikut penjelasannya : Berdasarkan informasi dari American Cancer Society bahwa HPV pada dasarnya sama seperti virus lainnya, bahkan hampir dapat ditemui secara umum seperti virus penyebab flu. Terdapat lebih dari 150 jenis virus HPV yang diidentifikasikan menjadi 2 jenis, yakni HPV pada Kulit dan HPV pada Lapisan Mukosa Tubuh.

HPV pada kulit menyebabkan bintil-bintil kecil pada kulit di area lengan, dada dan kaki. Bintil-bintil ini tidak akan menyebabkan kanker serviks. Sedangkan HPV pada area mukosa tubuh lebih banyak menyerang area genital, walaupn dapat juga menyerang mulut dan tenggorokan. Tipe HPV ini tidak akan menyebar ke area kulit atau bagian tubuh ain yang bukan lapisan mukosa. Namun tidak semua HPV genital berakhir menjadi kanker serviks. HPV mukosa terbagi lagi menjadi golongan dengan resiko rendah (HPV Low-Risk) dan golongan resiko tinggi kanker (HPV High-Risk).

HPV genital tipe Low-Risk jarang berkembang menjadi kanker serviks. Tipe HPV ini hanya menyebabkan munculnya bintil-bintil berbentuk mirip kembang kol di area genital dan anus, baik pada pria maupun wanita. Hanya saja, pada wanita buntil-bintil ini juga bisa tumbuh di area yang tidak mudah terlihat seperti dinding dalam vagina dan mulut rahim. Bintil-bintil ini akan terasa gatal dan panas,, perih apabila terkena gesekan namun tidak mengarah kepada kanker.

Menurut Centers For Disease Control (CDC), diperkirakan pada tahun 2017 terdapat 79 juta orang di Amerika yang terinfeksi oleh HPV, dan akan terus bertambah sebanyak 14 juta orang setiap tahunnya. Baik pria maupun wanita yang sudah aktif secara seksual, setikdaknya pernah terkena satu jenis HPV genital minimal satu kali dalam hidupnya. Walaupun pria dan wanita tersebut hanya memiliki satu pasangan seksual seumur hidupnya, kemungkinan itu tetap saja ada.

Normalnya tubuh manusia dapat menetralisir dan menyembuhkan diri dari infeksi tersebut. Proses ini merupakan bagian dari bentuk pertahanan tubuh manusia yang setiap saat dilakukan. Namun pada kasus tertentu infeksi tersebut tidak bisa hanya di lawan dengan imunitas tubuh dan dapat berkembang menjadi Kanker. Jenis virus ini biasanya digolongkan kedalam HPV jenis High-Risk. HPV dengan jenis High-Risk lah yang berpotensi besar berkembang menjadi kanker. Virus jenis ini menyebar dengan cepat, menimbulkan lebih banyak bintil-bintil, cenderung lebih besar ukurannya, berwarna kemerahan dan dapat menyebar dalam waktu yang singkat. Sehingga jangan dulu khawatir jika menemukan bintilbintil pada area kewanitaan Anda. Amati dan perhatikan secara berkala apakah bintil-bintil tersebut mengarah ke jenis High-Risk atau hanya sekedar bintil biasa.

Pencegahan lainnya bisa dilakukan dengan menjalani pap smear setiap 6 bulan sekali bagi Anda yang memiliki resiko tinggi terkena kanker serviks dan 1 tahun sekali untuk Anda yang memilikir resiko rendah terkena kanker serviks. Jaga kebersihan area genital Anda, jalani pola hidup sehat, makan makanan bergizi dan miliki kehidupan seksual yang aman. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kemungkinan Anda terkena kanker serviks akan semakin kecil.

References
  • Centers fo Disease Control and Prevention. Genital HPV Infection – Fact Sheet. 2017. Diakses pada 15 Oktober 2018 di www.cdc.gov/std/HPV/STDFact-HPV.htm
  • Centers for Disease Control and Prevention. Basic Information about HPV and Cancer. 2013. Diakses pada 15 Oktober 2018 di www.cdc.gov/cancer/hpv/basic_info/
  • American Cancer Society. HPV and HPV Testing. Diakses pada 15 Oktober 2018 di www.cancer.org/cancer/cancer-causes/infectious -agents/hpv/hpv-and-hpv-testing/


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search