Thursday, November 8, 2018

Pentingnya Merawat Rongga Mulut

Pentingnya Merawat Rongga Mulut



Pernahkah anda mengalami sakit gigi, gusi berdarah, bau mulut, dan permasalahan - permasalahan lainnya yang berkaitan dengan rongga mulut ? Bisa jadi, penyebabnya adalah karena anda kurang merawat rongga mulut anda. Didalam rongga mulut terdapat bakteri yang jika berada dalam jumlah wajar, dapat bermanfaat. Tetapi jika melebihi jumlah wajar, maka akan timbul berbagai masalah kesehatan didalam rongga mulut.

Secara keseluruhan, kesehatan gigi, gusi, dan rongga mulut sangat dipengarui oleh besarnya upaya tiap individu dalam menjalani perawatan gigi dan perawatan kebersihan rongga mulut yang baik. Perawatan rongga mulut yang kurang tepat dapat mengakibatkan beberapa masalah pada gigi seperti sakit gigi, gigi berlubang, napas berbau, dan gigi sensitive.

Manfaat primer dari tindakan perawatan rongga mulut adalah untuk membantu menyingkirkan plak dari gigi dan gusi karena plak tersebut dapat mengakibatkan kerusakan gigi dan penyakit gusi. Gigi berlubang diawali dengan timbulnya lubang atau pengikisan email gigi, yang jika tidak segera diobati, dapat berkembang menjadi masalah gigi dan gusi, misalnya peradangan dan pembengkakan, bahkan gigi tanggal.

Penyakit periodontal (penyakit gusi), seperti gingivitis dan abses kronik pada gigi, merupakan penyebab utama gigi tanggal pada orang dewasa, karena mengalami inflamasi akibat tekanan pada gusi yang disebabkan oleh plak yang mengeras, gusi mengalami pendarahan. Kondisi ini dinamakan sebagai gingivitis (radang gusi). Jika tidak di terapi, infeksi pada gingivitis akan menyebar ke tulang yang menyokong gigi. Kemudian terbentuk nanah dan tulang yang menyokong gigi mengalami penipisan dan akhirnya menyebabkan gigi terlepas/tanggal.

Halitosis atau napas berbau adalah masalah rongga mulut lainnya yang sering dijumpai. Sekelompok bakteri anaerob yang terdapat dibawah permukaan lidah merupakan organisme yang bertanggung jawab terhadap timbulnya napas berbau. Dalam kondisi yang tepat, misalnya ada sisa-sisa makanan didalam rongga mulut, akan merangsang bakteri ini untuk memproduksi zat sulfur yang menimbulkan gejala napas berbau. Namun demikian, walaupun napas berbau dapat diakibatkan karena kebersihan rongga mulut yang buruk, tetapi gejala ini juga dapat mengindikasikan adanya penyakit gusi atau penyakit pada saluran pencernaan.


Identifikasi Masalah Pada Rongga Mulut

1. Apakah anda mengalami gejala-gejala berikut ini ?
  • Nyeri hebat pada rongga mulut, sakit gigi, dan sakit pada gusi
  • Gusi berdarah
  • Gigi sensitive, terasa ngilu bila mengkonsumsi makanan/minuman panas, dingin, dan/atau mengalami stress fisik
  • Peradangan/abses (nanah) yang terlihat atau tampak jelas pada gusi
  • Disertai gejala demam
  • Pembengkakan pada bagian rahang, pipi, atau wajah

Segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

2. Apakah anda memiliki plak atau tartar yang terlihat di sekitar gusi ?
Kondisi ini dapat mengakibatkan penyakit gusi yang disebut penyakit periodontal. Segera periksa ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

3. Apakah anda mengalami napas berbau atau halitosis ?
Napas berbau dapat disebabkan oleh kebersihan rongga mulut yang buruk atau mungkin juga mengindikasikan adanya suatu penyakit, misalnya penyakit gusi atau penyakit saluran pencernaan. Segera periksa ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Tips Merawat Rongga Mulut

  • Sikatlah gigi dengan teratur pada pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk memperkuat gigi dan melindungi gigi dari infeksi bakteri.
  • Pada saat menyikat gigi, lakukan dengan sudut 45 derajat agar gigi dan gusi dapat dibersihkan secara maksimal. Sikati lidah agar tidak ditinggali oleh bakteri.
  • Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat halus dan jangan menyikat gigi terlalu kuat karena dapat merusak email gigi dan resesi gusi.
  • Kumur-kumur dengan air putih setiap kali sehabis makan.
  • Mengkonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang untu membantu membersihkan gigi dan menstimulasi produksi air liur untuk menetralisir zat asam yang dihasilkan oleh plak.
  • Batasi konsumsi makanan yang manis dan mengandung zat pati.
  • Tingkatkan asupan cairan/minuman untuk mencegah kekeringan pada ronga mulut.
  • Hindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin agar sakit gigi tidak semakin bertambah.
  • Jangan gunakan aspirin untuk meredakan sakit gigi karena obat ini dapat meningkatkan risiko pendarahan selama pengobatan gigi.
  • Kunyahlah permen karet bebas gula untuk menstimulasi produksi air liur.
  • Hindari makanan yang banyak mengandung bumbu, dan makanan yang mudah lengket pada gusi/gigi.
  • Hentikan kebiasaan merokok, karena dapat memperburuk penyakit gigi.
  • Lakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara berkala, sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun.


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search