Monday, December 3, 2018

Mengenal Narkolepsi dan Cara Mencegahnya

Mengenal Narkolepsi dan Cara Mencegahnya



Kita sering melihat berita kecelakaan lalu lintas yang disebabkan pengemudi mengantuk bahkan tertidur ketika berkendara. Bisa jadi, penyebabnya karena pengemudi tersebut terkena narkolepsi. Apakah anda mengetahui apa itu narkolepsi ? Jika anda belum mengetahui apa itu narkolepsi, ada baiknya anda membaca artikel ini sampai selesai, karena pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai pengertian narkolepsi, penyebab narkolepsi, dan cara mencegah agar tidak terkena narkolepsi.

Narkolepsi adalah penyakit kronis dimana penderita dapat tertidur kapan saja dan dimana saja secara tidak terkontrol. Narkolepsi dapat terjadi saat mengemudi, menyetir, atau berbicara. Narkolepsi ini biasanya terjadi pada usia remaja dan ketika memasuki usia 20-an. Terdapat beberapa gejala yang menandakan anda terserang narkolepsi, diantaranya :
  • Mengantuk berlebihan di siang hari atau excessive daytime sleepiness (EDS).
  • Otot yang lemah sebagian atau seluruhnya. Anda tidak dapat mengontrol pergerakan tangan dan kaki. Pada kasus yang parah, anda dapat mengalami kelumpuhan selama beberapa menit.
  • Mengalami halusinasi. Anda dapat melihat atau mendengar sesuatu yang tidak nyata. Kondisi ini dapat terjadi baik saat tidur maupun saat tidak sedang tidur.

Faktor yang meningkatkan risiko narkolepsi :


  • Cedera pada otak
  • Faktor keturunan
  • Penyakit pada sistem syaraf
Meskipun anda tidak memiliki faktor - faktor risiko tersebut, semua orang berpotensi mengalami narkolepsi. Meskipun tidak ada obat untuk mengatasi narkolepsi, gejala yang paling melumpuhkan dari narkolepsi dapat dikendalikan dengan terapi obat.


Tips Mencegah dan Mengatasi Penyakit Narkolepsi

  • Olahraga teratur. Olahraga dapat meningkatkan energy serta dapat menghindarkan tubuh dari stress dan rasa kantuk. Aktivitas fisik yang paling disarankan adalah dalam intensitas sedang selama 30 sampai 45 menit seperti lari, jalan cepat, dan berenang.
  • Mengurangi stress. Stress berlebihan dapat menyebabkan peningkatan rasa cemas dan kurang tidur, sehingga menyebabkan kurang tidur pada siang hari.
  • Berhenti merokok. Tembakau yang merupakan bahan dasar rokok, memiliki kandungan nikotin yang dpat menyebabkan berbagai gangguan, diantaranya gangguan pola tidur, mengantuk pada siang hari, serangan tidur pada siang hari, dan sleep apnea.
  • Usahakan tidur malam tanpa terbangun. Tidur lelap pada malam hari dapat mencegah kantuk dan mengurangi serangan tidur pada siang hari. Apabila anda terbangun saat tidur malam, maka usahakan untuk tidur kembali.


Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com



Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search