Thursday, April 11, 2019

Mengenal Penyakit Blighted Ovum

Mengenal Penyakit Blighted Ovum


Pernahkah anda mendengar atau mengetahui penyakit yang bernama blighted ovum? Mungkin penyakit ini masih asing terdengar di telinga kita. Blighted ovum (kehamilan anembrionik atau kehamilan kosong) adalah kondisi yang muncul ketika sel telur yang dibuahi menempel di dinding uterus, tetapi tidak berkembang menjadi embrio. Blighted ovum terjadi dalam trimester pertama, seringkali terjadi sebelum wanita tahu kalau dia hamil.

Blighted ovum merupakan salah satu jenis keguguran, namun wanita mungkin melewatkan periode menstruasi dan memiliki tes kehamilan positif. Hal ini disebabkan oleh produksi hormone kehamilan yang dikeluarkan dari plasenta yang memicu beberapa gejala kehamilan. Meskipun demikian, ketika plasenta berhenti tumbuh dan kadar hormone menurun, gejala kehamilan hilang. Pada saat ini, kram perut dan bintik - bintik ringan atau pendarahan mungkin mulai muncul.

Blighted ovum dapat menyebabkan beberapa tanda kehamilan pada bulan pertama, yang membuat anda percaya bahwa anda masih hamil. Namun setelahnya anda mungkin mengalami :
  • Kram perut
  • Vagina berbintik atau berdarah
  • Menstruasi yang lebih berat dari biasanya

Blighted ovum sering disebabkan oleh masalah yang berhubungan dengan gen dari sperma atau sel telur berkualitas buruk. Terkadang blighted ovum muncul karena pembelahan sel abnormal, yang memicu keguguran jika dikenal oleh tubuh. Blighted ovum sering terjadi pada wanita yang berusia lebih tua. Kebanyakan wanita dengan blighted ovum mengira mereka hamil sampai gejala diatas muncul. Tes kehamilan normal tidak mampu mendiagnosis blighted ovum, yan gmenjelaskan mengapa dokter perlu menggunakan tes ultrasound untuk menentukan apakah kantong kehamilan kosong atau ada isinya.


Jika anda terdiagnosis blighted ovum, dokter mungkin menasehati anda agar menunggu keguguran alami, daripada menjalankan prosedur kuret untuk mengangkat plasenta. Dipercaya, bahwa tubuh wanita sanggup menghilangkan jaringan itu dengan sendirinya, dan tidak meemrlukan prosedur operasi invasive dengan risiko komplikasi. Menggunakan obat - obatan seperti misoprostol pada basis pasien rawat jalan mungkin merupakan pilihan lain, tetapi dengan adanya kemungkinan pendarahan dan efek samping. Setelah keguguran, dokter mungkin menyuruh anda menunggu selama setidaknya 1 sampai 3 siklus menstruasi sebelum mencoba untuk hamil lagi.





Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com


Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search