Monday, July 22, 2019

Clomipramine : Obat Untuk Mengobati Gangguan Obsesif Kompulsif

Clomipramine : Obat Untuk Mengobati Gangguan Obsesif Kompulsif


Penyakit OCD atau Obsessive Compulsive Disorder adalah nama lain dari penyakit gangguan obsesif kompulsif. Penyakit ini merupakan kelainan psikologis yang mempengaruhi pikiran dan perilaku penderitanya. Ketika seseorang mengalami penyakit OCD, berbagai macam pikiran dan rasa takut yang tidak diinginkan muncul secara terus menerus dan menyebabkan penderita melakukan tindakan tertentu berulang - ulang sebagai respon terhadap ketakutan yang dialaminya. Gangguan obsesif kompulsif dapat diobati dengan melakukan kombinasi terapi menggunakan obat - obatan dan terapi perilaku kognitif.

Salah satu obat yang sering digunakan dalam pengobatan gangguan obsesif kompulsif adalah clomipramine. Clomipramine merupakan obat yang berfungsi untuk mengobati penyakit OCD atau gangguan obsesif kompulsif. Obat ini membantu menurunkan frekuensi pikiran yang tidak diinginkan yang muncul terus menerus dan membantu mengurangi dorongan untuk melakukan tindakan yang berulang (dorongan seperti mencuci tangan, menghitung, dan memeriksa) yang mengganggu kehidupan sehari - hari. Clomipramine merupakan obat yang termasuk kedalam kelas obat antidepresan trisiklik. Obat ini bekerja dengan cara mengembalikan keseimbangan zat alami tertentu di otak.

Clomipramine merupakan obat yang ditujukan untuk mengobati depresi, serangan panic, dan sakit yang berkelanjutan. Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Untuk mengurangi efek samping dari penggunaan clomipramine seperti sakit perut, penggunaan dapat dimulai dengan dosis rendah terlebih dahulu, lalu ditingkatkan secara perlahan - lahan. Hindari mengkonsumsi buah anggur maupun minum jus anggur karena buah anggur dapat meningkatkan jumlah obat tertentu didalam aliran darah anda. Diperlukan waktu 2 sampai 3 minggu untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari obat ini. Clomipramine merupakan jenis obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari paparan sinar matahari langsung dan jangan menyimpannya pada tempat yang lembab.


Dosis clomipramine untuk orang dewasa

Dosis dewasa untuk depresi :
  • Dosis awal : 25 mg secara oral sekali sehari pada waktu tidur.
  • Dosis pemeliharaan : Dapat meningkat menjadi 100 mg per hari selama 2 minggu pertama.
  • Dosis maksimum : 250 mg per hari.

Dosis dewasa untuk gangguan obsesif kompulsif :
  • Dosis awal : 25 mg secara oral sekali sehari pada waktu tidur.
  • Dosis pemeliharaan : Dapat meningkat menjadi 100 mg per hari selama 2 minggu pertama.
  • Dosis maksimum : 250 mg per hari.

Dosis dewasa untuk gangguan panik :
  • Dosis awal : 25 mg secara oral sekali sehari pada waktu tidur.
  • Dosis pemeliharaan : Dapat meningkat menjadi 100 mg per hari selama 2 minggu pertama.
  • Dosis maksimum : 250 mg per hari.


Dosis clomipramine untuk anak - anak

Usia 10 hingga 17 tahun
  • Dosis awal : 25 mg secara oral sekali sehari pada waktu tidur.
  • Dosis pemeliharaan : Dapat meningkat ke 3 mg/kg atau 100 mg.
  • Dosis maksimum : 3 mg/kg/hari atau 200 mg.


Efek samping

Berikut ini merupakan beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan obat clomipramine, yaitu :
  • Mulut kering, mual, sakit perut, kehilangan nafsu makan, sembelit.
  • Merasa cemas, gelisah, pusing, mengantuk, atau lelah.
  • Masalah tidur (insomnia).
  • Perubahan nafsu makan atau berat badan.
  • Masalah ingatan, kesulitan berkonsentrasi.
  • Meningkatnya keringat, mati rasa, atau kesemutan.
  • Perubahan penglihatan.
  • Penurunan gairah seks, impotensi, atau kesulitan mengalami orgasme.




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search