Monday, July 15, 2019

Human Albumin : Obat Untuk Mengatasi Hipovolemia

Human Albumin : Obat Untuk Mengatasi Hipovolemia


Hipovolemia merupakan kondisi tubuh seseorang ketika volume darah menurun secara signifikan. Hal ini khususnya merujuk pada penurunan plasma darah didalam tubuh sekitar 20% atau 1/5 dari darah yang ada didalam tubuh. Karena terjadi penurunan darah secara signifikan, kondisi ini dapat mempersulit kerja jantung dalam memompa darah untuk di suplai dan disebarkan ke organ tubuh lainnya. Hipovolemia dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pendarahan internal, kehamilan ektopik, Penurunan berat badan, muntah - muntah, peritonitis, donor darah, berkeringat secara berlebihan, dan hal lainnya. Gejala yang terjadi ketika seseorang mengalami hipovolemia adalah mual, sakit kepala, kelelahan, dan tubuh mengeluarkan keringat secara berlebihan.

Salah satu obat yang sering digunakan untuk mengatasi hipovolemia adalah human albumin. Human albumin digunakan untuk mengatasi volume darah yang menurun atau hipovolemia yang disebabkan oleh situasi darurat dimana pasien menderita pendarahan aktif atau kritis. Kehilangan volume darah mendadak dan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan tubuh mengalami syok dan dapat mengancam nyawa. Human albumin adalah konsentrat protein plasma yang terbuat dari ekstraksi darah manusia. Albumin bekerja dengan meningkatkan volume plasma atau tingkat serum albumin. Human albumin paling baik disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari sinar matahari langsung dan jangan menyimpannya pada tempat yang lembab.


Dosis human albumin untuk orang dewasa

Dosis dewasa untuk peritonitis :
  • Albumin 5%. Dosis awal : 250 - 500 ml intravena pada kecepatan 1 - 2 ml/menit saat tidak adanya syok. Dosis awal dapat diikuti oleh albumin tambahan dalam waktu 15 - 30 menit jika respon tidak memadai.
  • Albumin 25%. Dosis awal : 200 - 300 ml intravena untuk mengurangi edema dan membawa kadar serum protein kembali normal.
Dosis dewasa untuk syok :
  • Albumin 5%. Dosis awal : 200/500 ml intravena pada kecepatan 1 - 2 ml/menit saat tidak adanya syok overt. Dosis awal dapat diikuti oleh albumin tambahan dalam waktu 15 - 30 menit jika respon tidak memadai.
  • Albumin 25%. Dosis awal : pasien mungkin membutuhkan 200 - 300 ml intravena untuk mengurangi edema dan membawa kadar serum protein kembali normal.
Dosis dewasa untuk pancreatitis :
  • Albumin 5%. Dosis awal : 250/500 ml intravena pada kecepatan 1 - 2 ml/menit saat tidak adanya syok overt. Dosis awal dapat diikuti dengan albumin tambahan dalam waktu 15 - 30 menit jika respon tidak memadai.
  • Albumin 25%. Dosis awal : pasien mungkin memerlukan 200 - 300 ml intravena untuk mengurangi edema dan emmbaw akadar serum protein kembali normal.


Dosis human albumin untuk anak - anak

Dosis anak untuk peritonitis :
  • Albumin 5%. Dosis awal : 10 - 15 ml intravena per lb berat badan. Biasanya disertai dengan pengawasan ketat.
Dosis anak untuk syok :
  • Albumin 5%. Dosis awal : 10 - 15 ml intravena per lb berat badan. Biasanya disertai dengan pengawasan ketat.
Dosis anak untuk pancreatitis :
  • Albumin 5%. Dosis awal : 10 - 15 ml intravena per lb berat badan. Biasanya disertai dengan pengawasan ketat.


Efek samping


Tidak ada efek samping umum yang dilaporkan akibat penggunaan human albumin, sehingga dapat dikatakan bahwa human albumin hampir tidak memiliki efek samping.





Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search