Tuesday, August 6, 2019

Cara Mengatasi Diare Pada Ibu Hamil

Cara Mengatasi Diare Pada Ibu Hamil


Diare merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar secara terus menerus. Feses yang keluar saat diare biasanya lembek atau cair. Diare saat hamil adalah salah satu masalah yang umum terjadi pada wanita hamil mulai dari trimester pertama. Wanita hamil dikatakan terkena diare ketika mengalami tiga kali buang air besar yang encer dalam satu hari. Ibu hamil dinilai sangat rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan, salah satunya adalah diare. Diare kehamilan umumnya disebabkan oleh perubahan hormone, perubahan pola makan, dan stress. Diare yang dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan masalah kesehatan pada ibu dan janin.

Diare saat hamil umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Walaupun terkesan sepele, kondisi ini dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani sesegera mungkin. Hal ini karena diare yang terjadi secara terus menerus dapat membuat volume air ketuban berkurang akibat keluarnya cairan selama diare. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan janin menjadi terganggu, bahkan dapat berisiko mengalami keguguran. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih, jus buah, atau air kaldu untunk mengganti elektrolit yang hilang selama diare. Air putih bermanfaat dapat mengisi kembali cairan yang hilang selama diare dan minum jus buah dapat membantu menambah asupan kalium yang penting untuk ibu hamil. Sedangkan air kaldu bermanfaat untuk mengisi kembali asupan natrium yang dibutuhkan.

Sebenarnya, diare merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Hal itulah yang menyebabkan dokter akan lebih dulu menyarankan ibu hamil untuk istirahat dirumah. Umumnya, diare hanya berlangsung selama 1 - 2 hari saja. Jika kondisi diare membaik dalam 2 hari, maka tidak dibutuhkan obat diare.


Untuk mempercepat penyembuhan, ibu hamil dapat melakukan beberapa tips perawatan dibawah ini, yaitu :

1. Cukup Mengkonsumsi Air Putih

Buang air besar secara terus menerus dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan yang keluar bersama feses. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi banyak cairan seperti air mineral, minuman elektrolit, bahkan jus buah bisa menjadi obat alami untuk ibu hamil.

2. Mengkonsumsi suplemen atau makanan probiotik

Probiotik merupakan jenis bakteri yang baik untuk tubuh. Probiotik berfungsi membantu membunuh bakteri jahat penyebab diare yang berkembang berlebihan didalam saluran pencernaan. Probiotik juga dpat mengembalikan keseimbangan kadar bakteri baik yang hidup alami di perut. Menurut sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Canadian family physicians, menjelaskan bahwa probiotik yang berbentuk suplemen maupun makanan aman dikonsumsi untuk mengobati diare pada ibu hamil. Penelitian tersebut juga menerangkan bahwa probiotik tidak membahayakan ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

3. Patuhi pantangan makanan saat diare

Sebaiknya, selama diare saat hamil, hindari dahulu makanan pedas, asam, berlemak, dan digoreng. Selain itu, hindari juga :
  • Minuman soda
  • Buah kering
  • Daging merah
  • Susu
  • Cokelat dan permen



Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search