Monday, October 28, 2019

Ketahui Kebutuhan Zat Besi Pada Bayi

Ketahui Kebutuhan Zat Besi Pada Bayi


Setiap orang tua pasti merasa bahagia ketika bayinya tumbuh dengan sehat. Hal ini tentunya dapat terwujud jika asupan gizi bayi terpenuhi dengan baik. Salah satu zat gizi yang sangat penting dan harus terpenuhi adalah zat besi. Zat besi sendiri merupakan salah satu jenis mineral yang memiliki tugas yang sangat penting didalam tubuh. Zat besi dapat berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh, memproduksi hemoglobin, menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh, serta membentuk enzim tubuh. Diawal kehidupan bayi, sebenarnya air susu ibu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Tetapi, seiring dengan bertambahnya usia, bayi harus sudah mendapatkan asupan gizi lain selain ASI. Jika dilihat dari tabel angka kecukupan gizi 2013, kebutuhan zat besi bayi yang berusia 7 - 11 bulan adalah sebesar 7 mg per hari.

Kebutuhan akan zat besi ini tentu sudah tidak tercukupi jika hanya mengkonsumsi ASI saja. Karena ASI hanya hanya memiliki kandungan zat besi dalam jumlah yang sangat sedikit.


Berikut ini merupakan beberapa gejala yang menandakan bayi anda mengalami kekurangan zat besi, yaitu :
  • Lambatnya kenaikan berat badan
  • Kulit bayi pucat
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sering rewel
  • Menjadi kurang aktif
  • Perkembangan bayi berjalan lambat

Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada bayi, terutama jika abyi anda tidak menjalani program ASI eksklusif. Jika bayi anda masih berusia 6 bulan dan sudah tidak diberikan ASI secara eksklusif lagi, maka anda dapat memberika susu formula yang sudah diperkaya dengan zat besi. Sedangkan untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan, and adapat memberikan susu formula yang telah diperkaya zat besi, dan memberikan makanan pendamping ASI yang tinggi akan kandungan zat besi. Ada beberapa makanan yang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi, diantaranya daging sapi, hati ayam, hati sapi, bayam, brokoli, ikan, telur, dan sereal yang telah diperkaya zat besi.


Selain mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan zat besi, anda juga dapat memberikan makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin C dapat membantu mengoptimalkan proses penyerapan zat besi oleh tubuh. Anda juga dapat membuat rencana menu makan atau meal plan yang mencakup makanan yang kaya akan zat besi dari berbagai sumber makanan seperti makana hewani, nabati, serta makanan yang mengandung vitamin C. Anda juga disarankan untuk jangan memberikan makanan atau susu yang terlalu banyak pada anak yang berusia dibawah 1 tahun.




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:
Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search