Tuesday, January 7, 2020

Tanda-tanda HIV atau AIDS

Tanda-tanda HIV atau AIDS



Gejala HIV ataupun AIDS tidak bisa sembarang orang bisa mendeteksi. Semua itu harus melalui tes darah dan diagnose medis. Akan tetapi, sebelum melakukan rangkaian tes kita juga bisa mengetahui ciri-cirinya sebagai antisipasi, agar bisa segera memeriksakan diri. Biasanya dalam beberapa minggu setelah terkena infeksi akan mengalami beberapa gejala; demam, flu, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Sering berkeringat pada malam hari serta penurunan berat badan secara drastis.

Terkadang banyak orang yang tidak memahami kalau dirinya terdeteksi HIV ataupun AIDS. Mereka akan menganggap kalau hanya terkena flu atau demam biasa. Itulah kenapa kita perlu mengenali gejala-gejala awal HIV atau AIDS, supaya bisa segera pergi ke dokter.

Di antaranya gejala awal HIV adalah sebagai berikut:

Fase pertama (infeksi HIV akut)

Fase awal ini muncul setelah dua sampai empat minggu dan gejalanya hamper mirip dengan flu. Yaitu: sakit kepala, sariawan, kelelahan, radang tenggorokan, hilang nafsu makan, nyeri otot, ruam, bengkak kelenjar getah bening, dan sering berkeringat. Biasanya gejala ini bertahan antara satu sampai dua minggu.

Fase kedua (fase laten HIV)

Pada fase ini gejalanya memang tidak tampak, tetapi tetap bisa menularkan pada orang lain. Biasanya sel darah putih menurun.

Fase ketiga (AIDS)

Fase ini merupakan fase terberat. Mengapa demikian? Sebab, system kekebalan tubuh sudah sangat lemah dan menurun. Pada tahap ini akan mudah sekali terkena infeksi dan virus. Sel darah putih sudah berada di bawah ukuran normal. Penyakit yang sering menyerang pada fase ini adalah pneumonia, toksoplasmosis, meningitis, tuberculosis, (TB), kanker.


Itulah beberapa gejala awal HIV yang tidak banyak orang mengetahuinya. Selain itu kadang orang yang terjangkit virus HIV atau AIDS akan mengalami hal-hal seperti hal berikut ini:
  • Daerah perut nyeri
  • Tenggorokan sakit saat menelan
  • Seluruh tubuh selalu berkeringat, terutama pada malam hari
  • Demam
  • Kehilangan selera makan
  • Sering mengalami kelelahan
  • Selangkangan mengalami luka dan pembengkakan
  • Mulut dan lidah putih
  • Penurunan berat badan secara drastic
  • Bercak merah pada kulit
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Menderita radang paru-paru
  • Mengalami ruam kulit dan sering sakit kepala

Jadi kita benar-benar harus waspada ketika mengalami gejala seperti yang disebut di atas. Harus segera memeriksakan diri ke dokter.  Meskipun sebenarnya virus HIV tidak langsung menimbulkan gejala berat. Namun, jika dibiarkan terus-menerus akan berkembang menjadi AIDS dan berbahaya. 

Perlu diketahui jika gejala atau tanda awal seseorang menderita HIV hanya berupa penyakit ringan. Bahkan, banyak yang mengira sekadar terkena flu atau demam biasa. Sebagian besar orang yang terinfeksi virus HIV selama bertahun-tahun pun kadang tidak menyadari atau merasakan apa-apa. Karena gejala awal HIV sering kali dianggap sepele dan tidak serius. Kita harus tetap waspada jika mengalami hal seperti gejala-gejala di atas. Akan tetapi, bukan berarti kita harus takut atau khawatir secara berlebihan. Untuk memastikannya jalan satu-satunya hanya melalui tes medis. Tidak bisa diterawang atau dikira-kira.

Virus HIV dan AIDS merupakan penyakit berbahaya, jadi kita harus betul-betul waspada dan menjaga diri. Hindari perilaku negative, sebisa mungkin tetap bersikap positif agar terhindar dari virus yang berbahaya ini.




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:

Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search