Thursday, March 26, 2020

Cara Melakukan Pertolongan Pertama Terhadap Kondisi Pendarahan

Cara Melakukan Pertolongan Pertama Terhadap Kondisi Pendarahan



Kondisi gawat darurat merupakan suatu kondisi yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Kondisi gawat darurat dapat meliputi tenggelam, patah tulang, kecelakaan, dan sebagainya. Hal yang umum terjadi ketika kondisi gawat darurat seperti kecelakaan lalu lintas adalah terjadinya pendarahan. Pendarahan merupakan istilah kedokteran yang digunakan untuk menjelaskan ekstravasasi atau keluarnya darah dari tempat semula. Pendarahan dapat terjadi didalam tubuh maupun diluar tubuh. Pada kasus kecelakaan lalu lintas, pertolongan pertama biasanya ditujukan untuk menghentikan pendarahan luar atau keluarnya darah dari dalam tubuh.


Jika dilihat dari jenis pembuluh darah yang mengalami putus atau sobek, pendarahan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :
  • Pendarahan pembuluh nadi : Pendarahan yang disebabkan oleh putus atau robeknya pembuluh nadi dengan ciri darah memancar seirama dengan denyut jantung serta darah yang keluar berwarna merah muda karena mengandung banyak oksigen.
  • Pendarahan pembuluh balik (vena) : Pendarahan yang disebabkan oleh putus atau robeknya pembuluh vena dengan ciri darah yang keluar berwarna merah tua dan mengalir seperti air.
  • Pendarahan pembuluh rambut (kapiler) : Pendarahan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh kapiler dengan ciri darah menetes atau merembes. Meskipun tidak membahayakan nyawa, kondisi ini harus tetap diperhatikan.


Kondisi pendarahan yang terjadi pada pembuluh nadi dan pembuluh balik dapat menyebabkan kematian jika darah yang keluar melebihi ¼ dari volume darah yang ada didalam tubuh. Perlu diketahui bahwa setiap orang dewasa, umumnya memiliki volume darah sekitar 6,25 liter. Jadi, ketika orang tersebut kehilangan ¼ volume darah yang ada didalam tubuh atau sekitar 1,5 liter darah, maka orang tersebut bisa mengalami collapse bahkan meninggal dunia.



ATLS (Advance Trauma Life Support) membuat klasifikasi berdasarkan volume kehilangan darah, yaitu :
  • Kelas 1 : Kehilangan volume darah maksimal 15% dari volume darah yang ada di dalam tubuh.
  • Kelas 2 : Kehilangan volume darah antara 15 – 30% dari volume darah yang ada di dalam tubuh.
  • Kelas 3 : Kehilangan volume darah antara 30 – 30% dari volume darah yang ada di dalam tubuh.
  • Kelas 4 : kehilangan lebih dari 40% volume darah yang ada di dalam tubuh.


Orang yang mengalami pendarahan, biasanya mengalami beberapa gejala yang dapat dikenali, yaitu :
  • Wajah penderita semakin pucat.
  • Denyut nadi melemah.
  • Penderita merasa haus dan gelisah.
  • Penderita menggigil dan mengalami keringat dingin.


Untuk memberikan pertolongan pertama terhadap kondisi pendarahan yang disebabkan oleh kecelakaan, anda bisa melakukan beberapa cara sebagai berikut :
  • Tekan tempat keluarnya darah menggunakan pembalut kassa steril.
  • Jika darah yang keluar cukup deras dan berbahaya, gunakanlah pembalut tekan atau bebat putar (tornikuet).
  • Tornikuet dipasang diantara luka dengan jantung, serta harus dibuka setiap 15 menit supaya jaringan tubuh tidak rusak atau mati.
  • Anda juga dapat menghentikan atau menghambat pendarahan dengan cara menekan pembuluh darah yang terletak antara luka dengan jantung.
  • Jika terjadi pendarahan dalam, pertolongan hanya bisa dilakukan oleh tim medis professional. Jadi, ketika korban mengalami pendarahan dalam, segera hubungi tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:



Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search