Monday, March 16, 2020

Mengenal Penyakit Anemia Sideroblastik

Mengenal Penyakit Anemia Sideroblastik


Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan penyakit yang bernama anemia. Yaps, anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah yang membuat penderitanya terlihat lemah, lesu, dan lunglai. Kondisi ini dapat terjadi ketika sel - sel darah merah yang diproduksi oleh tubuh tidak mengandung cukup hemoglobin. Hemoglobin sendiri merupakan jenis protein yang kaya akan zat besi serta berfungsi sebagai pemberi warna merah pada darah. Zat hemoglobin inilah yang kemudian membantu sel - sel darah merah membawa oksigen dari paru - paru ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, ketika seseorang mengidap penyakit anemia, maka sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin sehingga pasokan oksigen ke seluruh tubuh pun menjadi terganggu.

Penyakit anemia merupakan kondisi yang cukup sering terjaid dan dapat mempengaruhi lebih dari 1,6 miliar orang diseluruh dunia. Ada banyak sekali jenis penyakit anemia, mulai dari penyakit anemia yang paling umum ditemui hingga jenis penyakit anemia langka yang disebut dengan penyakit anemia sideroblastik. Penyakit anemia sideroblastik merupakan salah satu jenis dari penyakit anemia yang ditandai dengan adanya kelebihan zat besi didalam tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh sumsum tulang yang menghasilkan sel darah imatur (sideroblas) yang berbentuk cincin. Kondisi sel darah yang berbentuk cincin ini merupakan suatu kondisi abnormal yang mana pada kondisi normalnya, sel darah merah atau eritrosit berbentuk seperti cakram.

Pada orang yang mengidap penyakit anemia sideroblastik, darah orang tersebut memang memiliki kandungan zat besi, tetapi tidak dapat memasukkannya kedalam hemoglobin. Hal ini membuat sel - sel sideroblas tersebut mengandung banyak sekali radikal bebas yang dapat merusak sel - sel darah merah yang sehat. Akibatnya, sel darah merah menjadi lebih cepat mati serta berkurang jumlahnya. Hal ini tentunya membuat seseorang mengalami kekurangan asupan oksigen didalam tubuh dan membuat orang tersebut mengalami gejala anemia seperti pada umumnya. Penyakit anemia sideroblastik merupakan suatu kondisi yang dapat mempengaruhi semua jenis kelamin dan segala usia. Tetapi kondisi ini paling sering terjadi pada pria yang berusia dibawah 30 tahun.

Gejala dari penyakit anemia sideroblastik sebenarnya mirip dengan gejala penyakit anemia pada umumnya, yang membedakan hanya pada penyebabnya saja.


Berikut ini merupakan beberapa gejala dari penyakit anemia sideroblastik yang perlu anda ketahui, yaitu :
  • Warna kulit pucat
  • Denyut jantung cepat
  • Sakit kepala
  • Palpitasi jantung
  • Sakit pada dada

Penyakit anemia sideroblastik bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
  • Faktor keturunan : Apabila ada salah satu orang tua anda atau anggota keluarga anda yang mengalami penyakit anemia sideroblastik, maka anda pun memiliki risiko yang sama untuk mengidap penyakit ini.
  • Efek samping obat : Penyakit anemia sideroblastik juga bisa disebabkan efek samping dari penggunaan obat tertentu terutama penggunaan obat tuberkulosis dan penyalahgunaan alkohol dalam jangka waktu yang lama.

Berikut ini merupakan beberapa cara dan pengobatan yang bisa anda lakukan untuk mengatasi penyakit anemia sideroblastik, yaitu :
  • Mengkonsumsi suplemen vitamin B6
  • Mengkonsumsi obat pengurang zat besi
  • Transfusi darah
  • Transplantasi sumsum tulang




Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda. Kini, tak perlu repot lagi antri untuk berobat. Segera Download Aplikasi Rusabook sekarang juga. 

Jangan lupa follow akun sosial media kami di:



Bila ada pertanyaan bisa email ke : info@rusabook.com dan kunjungi website kami di http://www.rusabook.com

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search